Daftar Petinggi TKN Prabowo-Gibran yang Diangkat Jadi Komisaris BUMN

Sedang Trending 2 hari yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 12 Jun 2024 08:06 WIB

Sejumlah petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan bangku komisaris BUMN. Berikut daftarnya. Sejumlah petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mendapatkan bangku komisaris di BUMN pekan ini, mulai dari Grace Natalie hingga Condro Kirono. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan bangku komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka di antaranya Grace Natalie, Fuad Bawazier, dan Simon Aloysius Mantiri.

Mereka sekarang menjabat di beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Pertamina (Persero) hingga Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Berikut daftar petinggi TKN Prabowo-Gibran menjadi komisaris di BUMN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Grace Natalie

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Grace Natalie, diangkat sebagai komisaris MIND ID melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan nan digelar di Jakarta pada Senin (10/6).

"RUPS Tahunan MIND ID menyetujui pemberhentian dengan hormat Jisman Parada Hutajulu sebagai Komisaris. RUPS Tahunan menyetujui pengangkatan Grace Natalie Louisa sebagai Komisaris," kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam rilis nan diterima

Sebelumnya, pentolan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga ditunjuk sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi.

2. Fuad Bawazier

Senada dengan Grace, Fuad juga mendapatkan bangku di MIND ID. Ia ditunjuk sebagai komisaris utama dalam RUPST pada Senin (10/6).

"RUPS Tahunan menyetujui pengangkatan Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama dan Pamitra Wineka sebagai Komisaris Independen," kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso.

Fuad merupakan menteri finansial di Kabinet Pembangunan VII era Soeharto. Namun dia hanya menjabat selama dua bulan, ialah mulai 16 Maret 1998-21 Mei 1998 dan menjadi menteri finansial terakhir di era orde baru.

Pada akhir masa orde baru, laki-laki kelahiran 1949 itu berasosiasi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) nan saat itu dipimpin Amien Rais. Pada 2005, Fuad memutuskan hengkang dari PAN. Ia kemudian membentuk partai baru ialah Partai Hanura. Namun, dia memutuskan keluar dari Partai Hanura pada 2014 dan masuk ke Partai Gerindra nan dipimpin Prabowo Subianto.

Pada Pilpres 2024, Fuad menjabat sebagai personil Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Bersambung ke laman berikutnya...


Sumber cnnindonesia.com
cnnindonesia.com