Teror Pemain Sepak Bola Malaysia Berlanjut, Khuzaimi Piee Jadi Korban Pencurian

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Pesepak bola Malaysia terus jadi sasaran kejahatan. Korban terbaru adalah bek Selangor FC dan timnas Khuzaimi Piee.

Pada keterangan resminya, kepolisian menyebut rumah Piee disasar pencuri pada Rabu (22/5/2024) malam. Sejumlah peralatan berbobot termasuk sepeda motor dibawa kabur.

Piee, nan sudah sembilan kali memihak timnas Malaysia sedang tidak berada di rumah saat para pencuri beraksi. Melalui akun Instagram, dia mengunggah permohonan agar sepeda motornya dikembalikan.

Pemain berumur 30 tahun itu jadi pesepak bola Negeri Jiran yang merasakan teror. Sebelumnya Akhyar Rashid, Faisal Halim, dan Safiq Rahim merasakan pengalaman pahit serupa.

Adalah Akhyar Rashid yang jadi korban pertama dalam rangkaian tindakan teror misterius terhadap pemain Harimau Malaya. Striker berumur 25 tahun itu dirampok pada Kamis (2/5/2024) malam waktu setempat.

Laporan menyebut, kejadian nan menimpa Akhyar terjadi di kediamannya nan terletak di Icon Residence. Dia kala itu diserang oleh oknum tak dikenal saat keluar dari mobil selepas latihan.

Terdapat setidaknya dua perampok nan memukuli Akhyar kala itu. Kejadian tersebut sampai menyebabkan sang pemain Timnas Malaysia mengalami luka di bagian kepala serta kaki, hingga kudu menerima jahitan.

Mirisnya, teror mengerikan tersebut lanjut dialami oleh Faisal Halim tiga hari berselang. Dia disiram air keras oleh oknum nan lagi-lagi tak dikenali.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Teror Pemain Malaysia Lainnya

Peristiwa ini terjadi ketika Faisal Halim sedang berada di pusat perbelanjaan Bukit Damansara, Kuala Lumpur, pada Minggu (5/5/2024) sore waktu setempat. Ia mengalami luka di beberapa area tubuh, hingga sebagian pakaiannya meleleh.

Klub nan menaungi Faisal Halim saat ini, ialah Selangor FC, pun ogah tinggal tak bersuara menanggapi kejadian mengerikan nan dialami timnya. Mereka menyatakan bakal bekerja sama dnegan pihak berkuasa untuk mengusut kejadian.

Sementara itu sekitar sepekan nan lalu, pemain senior di Timnas Malaysia Safiq Rahim gantian menjadi korban teror. Mobilnya dirusak oleh orang tak dikenal, sehingga menandai teror ketiga nan dialami penggawa skuad Harimau Malaya.

Laporan menyebut, kejadian perusakan mobil Safiq terjadi pada Selasa (8/5/2024). Seperti halnya Akhyar Rashid, peristiwa mengerikan itu juga menimpa sang pemain kala dia baru saja pulang berlatih dengan klub Johor Darul Ta'zim.

Safiq kala itu sejatinya tetap mengemudikan kendaraan di dekat pusat latihan JDT. Akan tetapi, dua orang nan berboncengan dengan motor mendadak memepet mobil Safiq dan memukulnya dengan palu, sebelum kabur dari lokasi.

Respons Asosiasi Sepak Bola Profesional Malaysia

Sebelumnya, asosiasi sepak bola ahli Malaysia sudah sempat memberi tanggapan pasca terjadinya teror kedua nan menimpa Faisal Halim.

Melalui unggahan di media sosialnya, PFAM mengakui bahwa kejadian tersebut menyebabkan adanya emosi gusar mengenai keselamatan pemain sepak bola di Malaysia.

Di sisi lain, pihak kepolisian Malaysia juga sudah turun tangan untuk menangani kasus ini. Mengutip laporan Antara pada Senin (6/5/2024) lalu, kepolisian juga sempat menahan seseorang guna membantu penyelidikan, khususnya mengenai kasus nan menimpa Faisal Halim.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Sumber liputan6.com olaraga
liputan6.com olaraga