Live Report Piala Asia U-23 2024 Timnas Indonesia vs Uzbekistan: Siapa Lolos ke Final?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia menantang Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4/2024) pukul 21.00 WIB. Laga ini mempertaruhkan berbagai makna.

Pemenang laga Indonesia vs Uzbekistan tidak hanya lolos ke laga puncak sekaligus menjaga peluang menjadi juara. Tim yang berjaya juga akan merebut tiket Olimpiade Paris 2024 yang bergulir Juli-Agustus mendatang.

Timnas U-23 Indonesia semula menetapkan target mencapai babak gugur pada penampilan perdana di Piala Asia. Mereka mencapainya setelah menjadi runner-up Grup A di bawah Qatar usai mengalahkan Australia dan Yordania. 

Garuda Muda kemudian melampaui ekspektasi dengan membekuk Korea Selatan 11-10 (2-2) melalui adu penalti di laga delapan besar.

Uzbekistan menunjukkan penampilan mengesankan di Piala Asia U-23 2024. Mereka memimpin dalam jumlah tembakan, gol, serta pertahanan paling solid.

Ada berbagai cara yang bisa ditempuh timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke Olimpiade 2024. Dari sejumlah opsi tersebut, pelatih Shin Tae-yong yakin bisa membawa Garuda Muda berangkat ke Paris. 

Rafael Struick tidak bisa memperkuat timnas Indonesia menghadapi Uzbekistan karena akumulasi kartu. Namun, dia yakin anak asuh Shin Tae-yong bisa memenangkan pertandingan.

Sepak terjang timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024 membuat Uzbekistan waspada. Meski lebih diunggulkan, mereka tidak mau meremehkan Rizky Ridho dan kawan-kawan. 

Shin Tae-yong mengaku sudah mengetahui cara bagi timnas Indonesia untuk mengalahkan Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U-23 2024.  

Satu jam sebelum kick-off, pelatih kedua tim merilis daftar starting XI. Ramadhan Sananta jadi ujung tombak Indonesia menggantikan Rafael Struick yang terkena akumulasi kartu. 

Laga Indonesia vs Uzbekistan dapat disaksikan melalui live streaming. Dapatkan nexus pertandingan dengan mengunjungi artikel ini. 

Pertandingan dimulai. Indonesia mengenakan seragam kebesaran merah-merah, dengan Uzbekistan memakai putih-putih. Shen Yinhao dari China bertindak sebagai wasit. 

Lima menit awal, Uzbekistan mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Indonesia. Abbosbek Fayzullaev melepas tendangan dari jarak jauh tapi masih melenceng. 

Indonesia masih kesulitan memegang bola. Sementara Uzbekistan dengan sabar memancing pemain Indonesia keluar dari posisi.

Dari sudut sempit, Alisher Odilov melepas tendangan yang masih diantisipasi Ernando Ari. Indonesia kemudian melancarkan serangan balik lewat Witan Sulaeman yang berbuah sepak pojok.

Uzbekistan juga tidak tinggal diam. Mereka melakukan antagonistic onslaught yang harus dihentikan secara ilegal oleh Nathan Tjoe-A-On, sehingga berbuah kartu kuning baginya.

Pratama Arhan kehilangan bola di area terlarang. Bola jatuh ke kaki Ulugbek Khoshimov yang menendang dari jarak jauh. Beruntung eksekusinya belum tepat sasaran. 

Abdukodir Khusanov melepas tekel terhadap Witan Sulaeman. Wasit menunjuk pelanggaran tanda tendangan bebas.

Tayangan ulang menunjukkan tekel berada di dalam. Tapi, setelah melihat rekaman berdasar rekomendasi VAR, Shen Yinhao justru membatalkan keputusan awal dan memberi bola kepada Uzbekistan.

Uzbekistan kembali mengancam. Kapten Abdurauf Buriev melepas tembakan jarak jauh yang mengenai mistar. 

Pemain Indonesia kerap kehilangan bola sehingga menghasilkan situasi berbahaya. Meski begitu, Uzbekistan belum bisa memaksimalkannya sebagai gol. Indonesia membalas lewat sejumlah lemparan ke dalam Pratama Arhan.

Wasit memberi tambahan waktu 10 menit, tapi tidak ada peluang bagus tercipta. Justru Pratama Arhan yang masuk buku nakal wasit dengan diganjar kartu kuning. 

Babak kedua dimulai. Uzbekistan melakukan pergantian pemain. Khojimat Erkinov dan Ulugbek Khoshimov digantikan Khusayin Norchaev dan Jasurbek Jaloliddinov. 

Uzbekistan masih mendominasi penguasaan bola. Mereka mengepung pertahanan Indonesia, salah satunya berujung tendangan Zafarmurod Abdirahmatov yang masih tepat ke tangkapan Ernando Ari. 

Selanjutnya giliran Alisher Odilov yang mengancam Indonesia. Namun, usahanya tidak menemui sasaran.

Shin Tae-yong diganjar kartu kuning karena memprotes keputusan wasit. Selanjutnya Jasurbek Jaloliddinov yang mencoba, tapi juga tendangannya melenceng.  

Terus tertekan, Indonesia justru memimpin terlebih dahulu. Lemparan ke dalam Pratama Arhan bisa diantisipasi. Tapi, pemain Suwon FC itu lalu melepas umpan silang. Bola muntah disambut Muhammad Ferrari untuk merobek gawang Uzbekistan di menit ke-61. 

Gol Muhammad Ferrari dibatalkan setelah rekomendasi VAR. Ramadhan Sananta dilihat dalam posisi offside dalam proses terciptanya gol.

Uzbekistan lalu mengganti Asadbek Rakhimzhonov dengan Mukhammadkodir Khamraliev.

Uzbekistan memimpin. Umpan silang Mukhammadkodir Khamraliev melewati Rizky Ridho dan disambut Khusayin Norchaev untuk menaklukkan Ernando Ari di menit ke-68. 

Uzbekistan kembali mengubah personel, dengan Alisher Odilov diganti Ruslanbek Jiyanov. Tendangan Abbosbek Fayzullaev lalu mengenai tiang gawang.

Indonesia melakukan pergantian pemain pertama. Ramadhan Sananta digantikan Jeam Kelly Sroyer. Selanjutnya giliran Khusayin Norchaev yang melihat tandukannya menyentuh mistar.

Indonesia kembali mendapat keputusan merugikan. Rizky Ridho diganjar kartu merah usai menekel Jasurbek Jaloliddinov menyusul rekomendasi VAR.

Dari tendangan bebas yang tercipta, upaya Jasurbek Jaloliddinov ditepis Ernando Ari. Khusayin Norchaev mengarahkan kembali bola ke area berbahaya, dan membuat Pratama Arhan mencetak gol bunuh diri di menit ke-86. 

Ada tambahan waktu 16 menit. Uzbekistan melalukan pergantian terakhir. Keluar Abbosbek Fayzullaev dan Ibrokhimkhalil Yuldoshev masuk.

Marselino Ferdinan kemudian mencoba, tapi tendangannya melenceng.

Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, dan Ikhsan Zikrak menggantikan Ivar Jenner, Fajar Fathur Rahman, dan Pratama Arhan. 

Justin Hubner mendapat kartu kuning di sisa waktu. Skor tidak berubah dan Indonesia gagal mencapai final. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sumber liputan6.com olaraga
liputan6.com olaraga