3 Cara Maksimalkan Fitur Galaxy AI Bahasa Indonesia, Biar Komunikasi dan Produktivitas Makin Lancar

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Samsung Indonesia resmi menghadirkan Bahasa Indonesia untuk Galaxy AI. Penambahan bahasa baru ini akan memberikan kemudahan untuk memaksimalkan fitur yang ada di Galaxy AI.

Galaxy AI sendiri merupakan fitur terbaru Samsung yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memberi kemudahan dan cara baru untuk menggunakan smartphone Samsung Galaxy agar lebih produktif dan menyenangkan.

Fitur-fitur populer yang ada di Galaxy AI antara lain Transcribe Assist, Interpreter, Chat Assist, Live Translate, dan Note Assist. Dengan penambahan Bahasa Indonesia di Galaxy AI akan memaksimalkan penggunaan fitur tersebut bagi pengguna Galaxy S24 Series di Indonesia.

Verry Octavianus selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan penambahan Galaxy AI Bahasa Indonesia merupakan pencapaian penting bagi Samsung untuk memantapkan posisinya sebagai pemimpin di era AI.

"Kehadiran Bahasa Indonesia pada update ini pun menandai salah satu milestone penting dalam langkah Samsung untuk memimpin era baru AI pada perangkat mobile," ujar Verry di acara Galaxy AI Bahasa Indonesia Luncheon, Senin (29/4/2024).

Bagi kamu yang ingin menambahkan Bahasa Indonesia di Galaxy AI, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Usap layar ke atas (swipe up)
  • Ketik Language Pack di kolom Search, pilih Language Packs for Translation
  • Pilih Indonesia
  • Setelah diaktifkan, pengguna bisa memanfaatkan Bahasa Indonesia untuk kebutuhan fungsi penerjemah di beberapa fitur Galaxy AI.

Untuk memaksimalkan fitur-fitur di Galaxy AI Bahasa Indonesia, Tekno Liputan6.com memberikan beberapa tips yang bisa kamu ikuti. Simak selanjutnya di bawah ini.

Tim Tekno Liputan6.com berkesempatan mengenggam langsung ponsel baru Samsung Galaxy S23 bid yang terdiri dari Galaxy S23, Galaxy S23 Plus, dan Galaxy S23 Ultra. Seperti apa penampilan HP Android baru milik Samsung ini? Simak video singkatnya. C...

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

1. Pakai Interpreter untuk Berkomunikasi dengan Orang dari Luar Negeri

Ketika berkunjung ke luar negeri, atau sedang berkomunikasi dengan orang asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia, biasanya kita akan membuka aplikasi Translate dan mengetik kalimat untuk diterjemahkan ke bahasa yang dipahami.

Tentunya, hal tersebut sangat merepotkan apalagi jika sedang terburu-buru. Namun, hadirnya Interpreter di Galaxy AI akan memudahkan berkomunikasi antar bahasa.

Layaknya penerjemah dan pemandu wisata pribadi, Galaxy AI kini sudah bisa menerjemahkan percakapan dari 15 bahasa asing langsung ke Bahasa Indonesia.

Tak hanya dapat digunakan untuk berkomunikasi antar bahasa, fitur ini juga dapat dimanfaatkan untuk belajar bahasa asing dengan lebih mudah.

Yang tak kalah menarik, kamu tidak memerlukan koneksi information atau Wi-Fi untuk menggunakan fitur tersebut, karena terjemahan ini langsung terintegrasi langsung di perangkat Galaxy kamu.

Pembaruan bahasa ini juga telah terintegrasi dengan fitur Live Translate yang dapat menerjemahkan bahasa asing melalui sambungan telepon.

Cara menggunakan fitur ini cukup mudah, cukup berbicara dengan menggunakan bahasa sehari-hari, lalu Live Translate akan menerjemahkan bahasa kamu ke bahasa asing secara langsung.

Selain itu, kamu juga bisa membalas telepon melalui fitur Text Call saat kamu tidak dapat mengangkat telepon yang masuk. Caranya mudah, saat telepon masuk, tekan Text Call, ketik pesan yang ingin disampaikan, dan pesan yang anda kirim langsung disampaikan dalam bentuk suara oleh Galaxy AI.

2. Gunakan Chat Assist untuk Sesuaikan Gaya Penulisan

Bagi kamu yang sering kesulitan dalam menentukan gaya penulisan saat membuat email untuk dosen, rekan kerja, maupun atasan dengan bahasa yang formal, kamu bisa menggunakan Chat Assist.

Fitur ini berguna bagi pengguna yang kurang fasih merangkai kata-kata saat menulis dengan Bahasa Indonesia ataupun bahasa asing lainnya.

Cara kerja fitur ini adalah dengan memberikan saran gaya penulisan sesuai konteks yang diinginkan, baik penulisan dalam Bahasa Indonesia atau 16 bahasa asing lainnya yang didukung oleh Galaxy AI.

Tak hanya memberikan saran penulisan yang formal, Chat Assist juga bisa memberikan saran penulisan yang lebih casual untuk percakapan sehari-hari hingga membuat caption di sosial media. Berikut caranya:

  • Pastikan kamu menggunakan keyboard Samsung saat mengakses email atau aplikasi yang diinginkan.
  • Tulis pesan yang ingin kamu tulis.
  • Kamu bisa klik logo Galaxy AI dan pilih penning style, lalu pesan yang sudah ditulis akan diproses dengan AI dan memberikan berbagai pilihan penulisan
  • Pilih penulisan original, professional, casual, social, polite, emojify sesuai tujuan penulisan pesan kamu.
  • Pilih pengaturan grammar untuk memperbaiki kosa kata penulisan.

3. Transkrip Meeting hingga Wawancara dengan Transcript Assist

Menulis transkrip rekaman tak jarang menyita waktu lama dan melelahkan karena harus mendengarkan rekaman secara berulang sambil mengetik. Meski transkrip rekaman penting untuk pekerjaan maupun tugas kuliah, banyak dari pengguna yang merasa lelah yang menyebabkan pengerjaan transkrip menjadi tidak maksimal.

Namun, berkat adanya Transcript Assist di Galaxy AI, kegiatan transkripsi dan merangkum rekaman suara kini jauh lebih mudah, sehingga tidak ada lagi momen tertinggal saat mencatat kata-kata dosen yang berbicara terlalu cepat atau harus buat Minute of Meeting (MoM) dari gathering yang panjang.

Caranya mudah, cukup rekam audio menggunakan Galaxy S24 Series, lalu gunakan Galaxy AI untuk membuat transkrip, dan summarize inti dari isi percakapan ke versi yang lebih padat dan informatif. Kamu juga bisa menerjemahkan hasil transkrip hingga 15 bahasa yang didukung.

Tak hanya itu, kamu juga bisa buat catatan harian hingga book dengan praktis praktis dengan fitur Note Assist di Galaxy AI Bahasa Indonesia.

Caranya, tekan tombol mic pada Samsung Keyboard dan menyebutkan to-do list atau kegiatan penting yang perlu kamu catat dan fitur ini akan langsung mengubah suara menjadi bentuk teks. Untuk merapikan catatan dan mendeteksi kesalahan ejaan, gunakan fitur auto-format dan spell check.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi (kanan) sesaat sebelum berdiskusi bersama mantan Perdana Menteri Inggris yang juga Pendiri dari Organisasi Nirlaba Tony Blair Insitute, Tony Blair (kiri) di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Jakarta, Jumat (19/4/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sumber liputan6.com teknologi
liputan6.com teknologi