Bea Cukai Soetta Bakal Serahkan Alat Belajar SLB yang Ditahan Hari Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 29 Apr 2024 08:31 WIB

DJBC Bandara Soekarno-Hatta memastikan bakal membebaskan perangkat pembelajaran siswa tunanetra untuk SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta hari ini, Senin (29/4). DJBC Bandara Soekarno-Hatta memastikan bakal membebaskan perangkat pembelajaran siswa tunanetra untuk SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta hari ini, Senin (29/4). Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memastikan akan membebaskan perangkat pembelajaran siswa tunanetra untuk SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta hari ini, Senin (29/4), usai didesak Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soetta Gatot Sugeng Wibowo mengatakan bakal langsung menyerahkan perangkat tersebut dengan pihak sekolah terkait.

"Setelah selesai dipenuhi persyaratan pembebasan fiskal atas peralatan tersebut, hari ini peralatan bakal diserahterimakan kepada SLB," kata Gatot kepada CNNIndonesia.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, perangkat berjulukan taptilo nan dihibahkan untuk SLB di Jakarta itu tertahan di Bea Cukai Soekarno-Hatta. Barang berjulukan taptilo itu tiba di Indonesia sejak 18 Desember 2022.

Barang hibah untuk SLB itu dikirim dari Korea Selatan. Akan tetapi, pihak sekolah malah diminta melengkapi sejumlah dokumen, apalagi ditagih ratusan juta untuk menebus peralatan tersebut.

Menkeu Sri Mulyani langsung turun tangan dan mendatangi Kantor DJBC Soetta. Wanita nan berkawan disapa Ani itu meminta masalah viral ini kudu selesai pada hari ini, di mana peralatan tersebut mesti dibebaskan dari pungutan bea masuk.

"Saya telah meminta kepada Bea Cukai untuk segera menyelesaikan masalah ini, termasuk kebutuhan di dalam kelengkapan pengarsipan dan juga perlakuan bea masuk nan bisa dikecualikan untuk peralatan hibah, apalagi untuk keperluan sekolah luar biasa," ucap Ani dalam IG pribadinya, Minggu (28/4).

"Bea Cukai Soekarno Hatta bakal menyelesaikan pada Senin (29/4) kelak dengan pihak sekolah luar biasa dan diharapkan ini bakal selesai," tegasnya.

Gatot menegaskan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta setelah masalah ini viral. Ia menyatakan langkah tersebut diambil demi mengurus akomodasi bebas bea masuk dan pajak.

Pihak DJBC Soetta berkilah tengah meminta sejumlah info lantaran peralatan impor itu atas hibah. Gatot Cs menyebut proses manajemen tersebut juga berkoordinasi dengan dinas mengenai di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Gatot menegaskan penyerahan secara simbolis perangkat belajar untuk SLB itu bakal dihadiri Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Askolani.

[Gambas:Video CNN]

(skt/sfr)

Sumber cnnindonesia.com
cnnindonesia.com