Jokowi Bahas Ekspor Listrik Hingga PLTS di IKN dengan PM Singapura

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 29 Apr 2024 16:11 WIB

Presiden Jokowi membahas ekspor listrik hingga investasi PLTS di IKN saat berjumpa Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong hari ini (29/4). Presiden Jokowi membahas ekspor listrik hingga investasi PLTS di IKN saat berjumpa Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong hari ini (29/4). (Foto: CNN Indonesia/Khaira U Junaedi)

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas rencana ekspor listrik Indonesia ke Singapura hingga beberapa kesempatan investasi, termasuk pembangunan PLTS di IKN Nusantara saat berjumpa Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (29/4).

"Rencana ekspor listrik ke Singapura terus didorong termasuk investasi industri hijau pendukung," kata Jokowi usai berjumpa PM Lee.

Pada September 2023 lalu, Indonesia dan Singapura juga telah meneken nota kesepahaman (MOU) mengenai listrik. Dari sasaran impor listrik rendah karbon Singapura, sebanyak 4 gigawatt pada 2035, separuhnya alias 2 gigawatt bakal berasal dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain membahas rencana ekspor listrik Indonesia ke Negeri Singa, Jokowijuga menawarkan kesempatan investasi manufaktur tekstil di Kendal Industrial Park hingga pembangunan pusat info di Nongsa Batam.

Jokowi dalam kesempatan itu juga mendorong kerja sama transfer teknologi dan pertukaran IPTEK pengolahan pangan. Ia juga mengundang Singapura untuk menjadi developer tiga area industri legal ialah di Bintan, Serang dan Sidoarjo.

Selain itu, iamengapresiasi antusiasme 29 perusahaan Singapura dalam investasi di IKN.

"Dan saya mengharap support pembangunan PLTS di IKN Nusantara," jelas Jokowi.

Lebih lanjut, dalam sektor sosial budaya, Jokowi berbareng PM Lee juga membahas penguatan transformasi kesehatan melalui investasi pembangunan rumah sakit dan klinik, pengembangan kapabilitas tenaga medis, digitalisasi kesehatan, dan pengembangan KEK Kesehatan di Bali.

Lalu dalam sektor pendidikan, kedua negara sama-sama menyampaikan mengenai pentingnya reaktivasi golongan kerja bersama.

"Kami juga berbincang mengenai persoalan rumor area dan global. Kami sepakat terus untuk mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah dan berupaya untuk terus memperkuat sentralitas ASEAN," ujar Jokowi.

[Gambas:Video CNN]

(khr/pta)

Sumber cnnindonesia.com
cnnindonesia.com