11 Sekolah Dasar Di Jombang Dapat Bantuan DAK 7,6 Miliar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Minggu, 21 April 2024Selasa, 23 April 2024

JOMBANG: Sebanyak 11 sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Santri dipastikan bisa bernafas lega tahun ini. Pasalnya, puluhan satuan pendidikan dasar tadi digelontor biaya rehabilitasi bentuk berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024. Tidak tanggung-tanggung, total anggaran nan turun dari pusat untuk mencover total 38 paket pekerjaan sebesar Rp. 7.636.125.974,.

“Tahun ini ada 11 SD nan menerima support rehabilitasi bentuk berasal dari DAK tahun 2024. Total anggaran nan terkucur senilai Rp. 7.636.125.974.,” Ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jombang, Senen saat ditemui di ruang Kerjanya. Senin, 21 April 2024.

Tapi berbeda dengan rehabilitasi 19 SDN nan dibiayai oleh APBD nan kesemuanya menggunakan metode penunjukan langsung (PL). Untuk pekerjaan rehabilitasi bentuk dari DAK menggunakan metode lelang.

“Yang membedakan dengan pekerjaan bentuk dari APBD, semua pekerjaan dari DAK menggunakan metode lelang. Saat ini semua berkas sudah dalam tahap pengajuan pengadaan peralatan dan jasa (PBJ),” lanjutnya.

Diharapkan, terang Kadisdikbud, setelah arsip telah diterima oleh LPSE Pemkab Jombang. Secepatnya sudah bisa dilakukan proses lelang pekerjaan. Kendati, usai  arsip masuk ke PBJ, biasanya ada beberapa tahapan lagi. Seperti proses pendampingan nan biasanya memerlukan waktu cukup lama lantaran kudu mengantre.

“Kami berambisi usai arsip nan disodorkan ke LPSE, secepatnya bisa dilakukan lelang. Kendati memang tetap ada tahapan lanjutan, salah satunya pendampingan dari abdi negara penegak norma (APH),” terangnya.

Dibeber oleh mantan Kepala BKD PP Kabupaten Jombang itu, 11 SDN nan menerima rehab bentuk melalui DAK diantaranya ialah SDN Plosogeneng 3 Kecamatan Jombang. Lalu SDN Jarak 2 Kecamatan Wonosalam, serta SDN Mojoduwur Kecamatan Mojowarno. “Kemudian SDN Krembangan 2 Kecamatan Gudo, dan SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh,” bebernya.

SDN Pulogedang 1 Kecamatan Tembelang, SDN Denanyar 3 Kecamatan Jombang, SDN Madiopuro Kecamatan Sumobito, dan SDN Wonosalam 4 Kecamatan Wonosalam. “Termasuk menjadi sekolah penerima support ialah SDN Kepuhkembeng 3 Kecamatan Peterongan. Serta terakhir SDN Gadingmangu 1 di Kecamatan Perak,” rinci Kadisdikbud.

Sementara jumlah keseluruhan pekerjaan di 11 SDN penerima tadi berjumlah 38 paket. Jadi di masing-masing satuan pendidikan, bisa terdapat 3 sampai 5 kegiatan. “Istilahnya konsolidasi, ada beberapa pekerjaan di satu SDN penerima support rehab bentuk melalui DAK. Namun rekanan pemenangnya tetap satu, dengan jumlah aktivitas mulai 1 hingga 5 pekerjaan,” ujarnya.

Ragam aktivitas di masing-masing sekolah penerima bisa berbeda antara satu dengan nan lain. Mulai dari pembangunan perpustakaan sekolah, pembangunan ruang laboratorium komputer, pembangunan / rehabilitasi ruang guru, ruang UKS hingga ruang kelas, dan rehabilitasi toilet. “Karena tingkat kerusakan masing-masing sekolah berbeda, jenis pekerjaan bisa pembangunan maupun rehabilitasi,” pungkas Senen

Navigasi pos

Sumber kabarjatim.com
kabarjatim.com