Zulhas di Pasar Palmerah: Harga Ayam Terlalu Murah, Gula Masih Mahal

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan nilai daging ayam di pasar tradisional terlalu murah.

Hal itu dia sampaikan usai melakukan kunjungan ke Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/4) pagi.

"Yang terlalu murah tadi (daging) ayam, ayam Rp29 (ribu) (per kg), tidak pernah ya, jarang, tidak pernah terlalu murah," ujar Zulkifli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, nilai gula pasir tetap mahal. Pasalnya, nilai baru turun Rp1.000 per kg, dari Rp20 ribu menjadi Rp19 ribu per kg.

"Nah, memang nan tetap mahal gula, dari 20 (ribu) tapi sudah turun 19 (ribu), tapi tetap mahal," lanjutnya.

Bersamaan dengan nilai pangan lainnya, dia menjelaskan nilai beras sudah turun menjadi Rp12 ribu per kg dan bawang-bawangan dari Rp75 ribu menjadi Rp65 ribu per kg.

"Beras, ibunya sendiri tadi nan jual beli enciknya Rp12 ribu, udah jempol dua katanya, bawang sudah turun dari Rp75 (ribu) sekarang Rp65 (ribu)," ucapnya.

Kemudian, nilai sejumlah bahan pangan tetap stabil, mulai dari cabai-cabaian Rp60 ribu per kg dan telur nan dibanderol senilai Rp29 ribu per kg.

"Cabai Rp60 (ribu) sedang, jika terlalu murah petaninya bangkrut, telur Rp29 (ribu) sedang, standar pemerintah Rp29 ribu," tuturnya.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), rata-rata nilai bawang merah ukuran sedang ada di level Rp56.500 per kg, turun 0,79 persen. Lalu, bawang putih ukuran sedang naik 1,28 persen, dari Rp46.950 menjadi Rp47.550 per kg.

Kemudian, beras kualitas bawah I merosot 1,04 persen ke Rp14.300 per kg, beras kualitas bawah II juga minus 1,06 persen menjadi Rp14.050 per kg. Demikian juga dengan beras kualitas medium I di nilai Rp15.600 per kg nan turun 0,64 persen, dan beras medium II negatif 0,97 persen, ialah di level Rp15.300 per kg.

Sedangkan beras kualitas super I dan II turun tipis. Beras kualitas super I turun 0,59 persen menjadi Rp16.900 per kg, dan beras kualitas super II minus 0,3 ke Rp16.450 per kg.

Lalu, daging-dagingan pun ikut turun. Daging ayam ras segar defisit dari Rp39.200 menjadi Rp38.150 per kg, daging sapi kualitas I dari Rp139.600 menjadi Rp139.300 per kg, dan daging sapi kualitas II dari Rp130.700 menjadi Rp130.400 per kg.

Berikutnya, minyak goreng curah dan minyak goreng bungkusan bermerek I tetap di Rp16.600 per kg dan Rp20.750 per kg, sedangkan minyak goreng bungkusan bermerek II naik mini 0,26 persen ke Rp19.450 per kg.

Lanjut, telur ada di level Rp31.150 per kg, turun 0,16 persen.

Gula pasir kualitas premium meningkat 1,06 persen menjadi Rp19.100 per kg, dan gula pasir lokal surplus 1,1 persen menjadi Rp18.450 per kg.

Cabai-cabaian terpantau melambung tinggi. Tercatat, cabe merah besar meroket 9,9 persen menjadi Rp54.400 per kg, cabe merah keriting melambung 11,08 persen menjadi Rp52.150 per kg, dan cabe rawit hijau naik 1,49 persen menjadi Rp47.550 per kg.

Namun, cabe rawit merah berbalik sendirian, turun 2,2 persen menjadi Rp55.650 per kg.

[Gambas:Video CNN]

(wlm/sfr)

Sumber cnnindonesia.com
cnnindonesia.com