Tradisi Sungkem Lebaran Ala Deviana Safara Seniman Dangdut Asal Jombang

Jombang, Padangbulan.co.id – Dalam konteks Idulfitri, tradisi dilakukan ketika prosesi saling memaafkan satu sama lain atas semua kesalahan yang telah dilakukan.

Tradisi sungkeman biasanya secara teknis dilakukan oleh seseorang yang lebih muda, lalu mencium tangan orang yang lebih tua. Tujuannya untuk menghormati dan memohon maaf.Tanpa disadari, tradisi inilah yang menjadi salah satu sumber kehangatan selama momen Idulfitri.

Banyak orang tidak bisa berkumpul bersama keluarga dan melaksanakan tradisi sungkem Lebaran tahun ini karena ada larangan mudik. Namun, yang jauh dari keluarga masih bisa merasakan kehangatan dari tradisi sungkem Lebaran dengan menghubungi keluarga lewat video call dan saling meminta maaf.

Tahun ini, Deviana Safara (25) seniman dangdut asli Kabupaten Jombang masih beruntung, karena tidak ada penyekatan mudik sehingga bisa berkumpul bersama keluarga dan melakukan tradisi sungkeman dalam merayakan Idul Fitri.

Bersama dengan keluarga, Kamis (13/5/21), Deviana merayakan hari pertama Lebaran bersama  suami dan satu anak semata wayangnya. Dilanjutkan melangsungkan tradisi sungkem Lebaran kepada orang tua dan handai tolan.

“Lebaran adalah moment yang baik untuk bermaaf maafan, saling memaafkan. Selamat merayakan Idul Fitri 1442 H. Minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin, “ucap Devi.

(Agm/PBI)

Baca Juga :  4 Orang Perampok Minimarket Diringkus SATRESKRIM Polres Jombang Kurang dari 24 Jam
__Posted on
May 15, 2021
__Categories
Kriminal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *