Tak Miliki IPAL, Pabrik Pemotongan Ayam Di Tembelang Cemari Sungai, Ketua FRMJ Turun Tangan

Jombang, Padangbulan.co.id – Tercemarnya air sungai yang mengalir di saluran irigasi Desa Mojokrapak dan Desa Tembelang dikeluhkan warga dan juga petani di dua Desa tersebut. Selain mengotori aliran sungai, limbah diduga dari sebuah pabrik pemotongan ayam juga mengeluarkan bau tak sedap.

Keluhan ini diungkapkan oleh salah satu petani yang enggan disebutkan identitasnya, petani itu mengatakan bahwa air irigasi yang mengalir ke sawahnya sangat tidak sehat.

“Kami para petani, mengeluhkan airnya yang nggak sehat dan kurang bagus untuk masuk ke area pertanian. “Inilah contoh air limbah, bulu ayam bercampur darah dan lainya yang nggak lazim masuk ke pertanian kami,” ucap petani sembari menunjuk saluran air.

Adanya pencemaran limbah yang diduga dari sebuah pabrik pemotongan ayam ini juga dibenarkan oleh Ketua Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) dan Projo Jombang, Joko Fattah Rochim.

Pada bagian lain, Joko Fatah Ketua Forum Rembuk Masyarakat Jombang ( FRMJ)  sangat menyayangkankan kejadian ini. Selain merugikan petani, pencemaran ini seharusnya sudah menjadi atensi pemerintah setempat.

Bahkan menurutnya, pabrik pengolahan daging ayam ini disebutnya tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memperparah limbah yang keluar dari pabrik pupuk organik yang juga ada di Desa tersebut.Tak berbeda dengan pabrik pengolahan daging ayam, pabrik pupuk itu juga dinilai mencemari lingkungan karena limbah tak terolah dengan semestinya.

“Masih Fattah, “terkait pabrik yang tidak memiliki IPAL dan tidak memperhatikan AMDAL, kami dari FRMJ dan DPC PROJO Jombang akan melaporkan ke KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), karena pembangunan pabrik pemotongan ayam juga sosis sudah melebar ke Desa Ploso Geneng,” tandasnya.

Ia pun mengaku, pihaknya sudah melakukan pemantauan dan pengecekan lapangan untuk memastikan pabrik-pabrik itu yang menurutnya tak memiliki komitmen menjaga lingkungan sekitar serta perijinannya pun patut dipertanyakan.

Atas temuan ini, dirinya mendesak pihak terkait melakukan tindakan tegas. “Sekali lagi tak memiliki IPAL dan mengakibatkan  lingkungan tercemar. Kami akan melaporkan ke KLHK RI,” pungkas Joko Fatah yang juga pembina beberapa paguyuban di Kabupaten Jombang.

(Agm/PBI)

__Terbit pada
Mei 11, 2021
__Kategori
Peristiwa
1

One comment on “Tak Miliki IPAL, Pabrik Pemotongan Ayam Di Tembelang Cemari Sungai, Ketua FRMJ Turun Tangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *