CNN Indonesia
Rabu, 28 Agu 2024 18:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan akomodasi PPN nan digratiskan pemerintah senilai Rp100 triliun kebanyakan dinikmati orang kaya. ( brin.go.id).
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan fasilitas pajak pertambahan nilai (PPN) nan digratiskan pemerintah senilai Rp100 triliun kebanyakan dinikmati orang kaya.
PPN nan dibebaskan untuk kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, dan transportasi.
"PPN nan dibebaskan nan jumlahnya sampai 100 triliun itu kebanyakan dinikmati oleh golongan atas," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (28/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani mengatakan pada 2023 PPN bahan makanan nan dibebaskan nilai implisitnya mencapai Rp63,1 triliun.
Rinciannya PPN dibebaskan untuk kebutuhan pokok seperti beras, jagung, kedelai, gula, susu segar, kacang-kacangan unggas sebesar Rp40,9 triliun.
Kemudian PPN dibebaskan atas peralatan hasil perikanan dan kelautan sebesar Rp22,2 triliun.
Kemudian, insentif untuk pendidikan sebesar Rp21,5 triliun dan insentif sektor transportasi sebesar Rp26 triliun.
"Untuk kesehatan ada Rp4,6 triliun jasa kesehatan dan jasa medis nan tidak terkena PPN," katanya.
Sri Mulyani mengatakan kreasi pajak alias instrumen fiskal secara keseluruhan selalu bisa diperbaiki agar menciptakan keadilan.
"Ini jika kita bicara tentang kreasi untuk keadilan maupun efisiensi, ruang untuk perbaikan selalu ada ialah gimana merancang pajak dan penerimaan alias instrumen fiskal secara keseluruhan untuk mentargetkan pada golongan masyarakat terutama menengah dan bawah nan semestinya bisa menikmati lebih banyak dan pajak progresif dengan menciptakan beban nan lebih merata pada golongan nan lebih atas," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(fby/agt)
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·