SKD CPNS dan PPPK Non Guru di Jombang Diadakan Bulan Depan

Jombang, Padangbulan.co.id – Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang, Senen menerangkan, hingga kini Pemkab Jombang masih terus mematangkan persiapan pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi pelamar calon CPNS dan PPPK non guru. Direncanakan SKD CPNS dan PPPK non guru digelar Oktober.

”Kalau SKD CPNS dan PPPK non guru kita rencanakan antara tanggal 8 sampai 15 Oktober,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (13/9) kemarin.

Ditegaskan Senen, jadwal pelaksanaan tes SKD bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru masih bisa berubah. Tergantung kesiapan pemerintah daerah. ”Saat ini belum kita tentukan karena bisa saja nanti mengalami pergeseran,” tandas Senen.

Seperti diberitakan sebelumnya, kesiapan sarana prasarana (sarpras) seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK non guru di Jombang terus dimatangkan. Jika tidak meleset, SKD akan digelar minggu kedua Oktober mendatang.

Sekda Jombang Akhmad Jazuli membenarkan saat ini pemkab masih terus mematangkan persiapan pelaksanaan SKD CPNS dan PPPK non guru. Salah satunya, menyangkut kesiapan sarana prasaran (Sarpras). Jika semua hal yang diperlukan untuk SKD sudah final, maka SKD untuk CPNS dan PPPK non guru direncanakan digelar mulai pekan kedua bulan depan. ”Insya Allah minggu kedua bulan Oktober,’’ terang sekda.

Terpisah, Senen Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Jombang menerangkan, hingga kini tim pansel masih terus mematangkan persiapan pelaksanaan SKD CPNS dan PPPK.

Menurutnya, semua persiapan masih dalam pembahasan, baik internal Pemkab Jombang maupun Pemkab Mojokerto. Pasalnya, pelaksanaan SKD Jombang nanti akan nebeng dengan kabupaten tetangga. ”Baik biaya kontrak maupun sarpras masih dibahas. Karena kita kan cost sharing dengan Mojokerto,’’ tambahnya.

Dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), lanjutnya, memang diberitahukan bila SKD CPNS dan PPPK non guru menyesuaikan kesiapan masing-masing daerah. Sejauh ini, semua dipastikan dengan sarpras yang nanti dilakukan penunjukan langsung atau lelang. ”Namun yang jelas nanti menunjuk pihak ketiga, karena kita belum punya komputer,’’ jelas dia.

Ditambahkan, pelaksanaan SKD nanti akan dilaksanakan di kantor PPNI Pemkab Mojokerto dengan skema tiga sesi per hari. Setiap sesi akan diikuti 100 orang. ”Itu untuk pelaksanaan tiga wilayah, yakni Pemkab Jombang dan Pemkot/Pemkab Mojokerto,” tegasnya.

Ditambahkan, sesuai SE BNK 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021, pelaksanaan SKD CPNS tetap harus memerhatikan prokes. Diantaranya melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif. Ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat pelaksanaan. Khusus bagi peserta seleksi CASN 2021 di Jawa, Madura, dan Bali wajib sudah divaksin dosis pertama.

Mcd

 

__Posted on
September 14, 2021
__Categories
Pemerintahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *