CNN Indonesia
Rabu, 28 Agu 2024 18:00 WIB
Grab dan Gojek Indonesia buka bunyi mengenai rencana demo driver ojek online (ojol) pada Kamis (29/8), termasuk nan terdaftar di platformnya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --
Grab Indonesia buka bunyi mengenai rencana demo driver ojek online (ojol), termasuk nan terdaftar di platformnya. Selain unjuk rasa, para pengemudi juga bakal mematikan aplikasi secara serentak pada Kamis (29/8).
Pengemudi bakal menuntut dua perihal utama ialah menurunkan biaya potongan aplikasi nan saat ini mencapai 20-30 persen hingga melegalkan pekerjaan ojol di dalam undang-undang.
Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy mengatakan sampai saat ini besaran tarif jasa pengantaran Grab telah dihitung secara saksama sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Permenkominfo No. 1/Per/M.Kominfo/01/2012 tentang Formula Tarif Layanan Pos Komersial serta dirancang untuk menjaga pendapatan Mitra Pengemudi, serta kestabilan permintaan pasar terhadap jasa Grab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menjamin bahwa Grab Indonesia tidak pernah memotong pendapatan Mitra Pengemudi untuk dialokasikan sebagai potongan nilai bagi konsumen," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/8).
Selain itu, dia menekankan biaya promo nan diberikan aplikator kepada konsumen berasal dari pemasukan perusahaan.
"Seluruh biaya promosi nan Grab gunakan berasal dari perusahaan dan didesain untuk membantu meningkatkan permintaan dari konsumen, nan pada akhirnya diharapkan dapat memengaruhi pendapatan para Mitra Pengemudi secara positif," jelasnya.
Sementara, Head of Corporate Affairs Gojek Indonesia Rosel Lavina sangat menyayangkan keputusan pengemudi ojol untuk mematikan aplikasi pada saat menyampaikan aspirasi.
"Kami selalu terbuka terhadap aspirasi rekan-rekan mitra driver aktif Gojek dan senantiasa mengimbau agar disampaikan secara kondusif dan tertib. Di sisi lain, kami juga menyayangkan adanya upaya nan memberi kesan bakal tidak beroperasinya beberapa jasa kami dikarenakan rencana tindakan demonstrasi," jelasnya dalam keterangan.
Karenanya, dia menekankan bahwa operasional Gojek bakal tetap melangkah normal dan konsumen dapat tetap menggunakan jasa Gojek seperti biasa.
"Kami juga mengimbau kepada mitra driver agar tidak terprovokasi dan tetap beraksi seperti biasa. Gojek bakal menindak tegas oknum-oknum nan melakukan tindakan nan merugikan terhadap pengguna maupun mitra kami," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(ldy/sfr)
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·