Kisah Perjuangan Sarno, Mulai Dari Petani Singkong Hingga Menjadi Pemilik Warung Makan Terkenal Di Wonosalam

Jombang, Padangbulan.co.id – Sarno petani singkong sukses asal Wonosalam Jombang, Minggu siang (17/10/2021).
Sarno (56) hanya seorang petani singkong di Dusun Sumber Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

Awal masa kelam Sarno pada masa tahun 2003 kebangkrutannya menjadi pedagang cengkeh sehingga Sarno hidupnya terpuruk, hingga pada satu malam Sarno merenungi nasib yang di alaminya muncul ide untuk mencoba menanam singkong di lahan miliknya yg luasnya tidak lebih dari 2500 m2 sekitar rumah yang ia huni bersama anak dan istrinya. Dikarenakan wonosalam tanahnya subur cocok untuk pertanian jenis pangan. Setelah usai tanam, 10 bulan kemudian Sarno memanen singkongnya, setelah di panen ternyata harga singkong sangat murah sekali sehingga Sarno berfikir untuk menjadikan singkong jadi bahan makanan pokok pengganti beras dengan sebutan nasi tiwul.

Mulai penanaman singkong sampai proses pembuatan di jadikan nasi tiwul, Sarno mengerjakannya bersama anak dan istrinya.

“Pada masa itu sangat terpuruk keadaan yg saya alami sampai hampir setiap hari anak istri saya makan dari produksi singkong yang saya jadikan nasi tiwul untuk bertahan hidup makan seadanya ada kalanya dapat rejeki saya bisa beli beras itupun jarang”, tutur Sarno.

Lama kelamaan Sarno ada niatan untuk bisnis membuka warung nasi tiwul yang di beri nama “Warung Gunung” dengan omset bersih 30jt/bulan sampai hari ini, Usaha tersebut bertempat di Dusun Tukum desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Warung Gunung kini menyediakan khas pegunungan atau masakan desa nasi tiwul, nasi jagung dengan menu Sayur lodeh pepesan, sayur asem, urap-urap dengan lauk ikan asin, ayam kampung lengkap dengan minuman kopi, teh, jahe hangat dan lain – lain. Warung Gunung tersebut menyediakan minuman khas yang setiap hari tersedia yaitu kolak ketan durian.

Baca Juga :  Memperingati Maulid Nabi, Warung Lesehan Padang Bulan Gelar Acara Santunan Anak Yatim & Piatu

Warung Gunung sangat ramai di kunjungi pembeli dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri bahkan luar Jawa timur.

Algobret salah seorang pembeli yang kami temui mengatakan “Saya dan keluarga dari Surabaya tujuan saya ke Wonosalam hanya ingin ke warung gunung makan nasi tiwul dan minum kolak durian pak Sarno di warung gunung, setiap akhir bulan saya kesini, rasanya itu lo yang enak membuat saya sekeluarga ketagihan”, pungkas Algobret.

__Posted on
October 17, 2021
__Categories
Kuliner, Opini

Author: Muhammad Deni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *