BPJS Ketenagakerjaan dan Perumnas Sinergi Penuhi Kebutuhan Rumah Pekerja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

BPJS Ketenagakerjaan dan Perum Perumnas menjalin sinergi untuk menyediakan kediaman nan layak bagi para pekerja. Kolaborasi ini merupakan bagian dari optimasi penyaluran Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan.

Kolaborasi ini juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan nan mencapai 12 juta unit hingga Agustus 2023.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia dan Direktur Pemasaran Perum Perumnas Imelda Alini Pohan di Jakarta, Selasa (30/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aktivitas ini juga dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo Shinta Widjaja Kamdani. Dalam sambutannya Shinta Kamdani mengapresiasi langkah ini lantaran corak sinergi nan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Saya rasa kerja sama ini tidak hanya bakal memberikan faedah bagi para pekerja dan personil BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga bakal mendukung pembangunan prasarana perumahan nan berkepanjangan dan juga inklusif," ujar Shinta dalam keterangannya dikutip Rabu (1/5).

Sementara Direktur Pemasaran Perum Perumnas Imelda Alini Pohan menjelaskan, pemenuhan kebutuhan kediaman nan layak bagi pekerja merupakan tugas dari seluruh pihak termasuk Perumnas dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Nah ini menjadi PR berbareng baik itu BUMN maupun BPJS Ketenagakerjaan untuk menyediakan Hunian nan layak terjangkau sehingga tenaga kerja bisa nyaman bekerja, produktivitas meningkat, sehingga mereka bisa memberikan kontribusinya bagi perusahaan,"ujar Imelda.

Sejalan dengan itu, Roswita mengungkapkan bahwa kemudahan akses terhadap perumahan nan layak merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja. Namun kurangnya daya beli akibat nilai rumah nan terus melambung menjadi tantangan nan kudu dihadapi oleh setiap pekerja.

"Pekerja merupakan salah satu komponen krusial dalam mendorong pertumbuhan perekonomian bangsa," ujar Roswita.

Kemudian, kata dia, kerjasama ini merupakan corak apresiasi serta komitmen pihaknya dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja dengan mewujudkan mimpi mereka mempunyai kediaman nan kondusif dan nyaman.

Untuk itu, dengan adanya kerja sama ini dinilai bisa memberikan akibat positif kepada seluruh pihak. Pekerja bakal mendapatkan akses lebih mudah dan terjangkau ke perumahan nan layak.

Sedangkan pengusaha bakal mendapatkan untung dari meningkatnya kesejahteraan dan produktivitas para pekerjanya. Sementara itu bagi BPJS Ketenagakerjaan sinergitas ini bakal memperluas cakupan jasa bagi para pesertanya.

Roswita menambahkan, MLT BPJS Ketenagakerjaan memberikan kemudahan bagi para pekerja untuk mendapatkan akomodasi pembiayaan perumahan dengan kembang nan lebih ringan jika dibandingkan dengan kembang komersial ialah BI Repo Rate + Maks 5 persen.

MLT BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan beragam akomodasi mulai dari Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) maksimal sebesar Rp150 juta, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) maksimal sebesar Rp200 juta.

Kemudian, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maksimal sebesar Rp 500 juta, serta Kredit Konstruksi nan ditujukan bagi developer.

"Melalui program kerjasama Manfaat Layanan Tambahan, kami berambisi dapat memberikan kontribusi nan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi seluruh peserta program BPJS Ketenagakerjaan," ujar Roswita.

Menurut info sejak diperkenalkan pada tahun 2017, BPJS Ketenagakerjaan telah sukses menyalurkan MLT sebanyak 4.438 unit rumah dengan nilai faedah senilai Rp1,19 triliun.

Roswita percaya adanya support dan jaringan Perum Perumnas nan sangat luas bisa meningkatkan penyaluran MLT secara signifikan. Di sisi lain, dengan terpenuhinya kebutuhan pokok para pekerja, mereka bakal terbebas dari rasa resah dan dapat lebih produktif dalam bekerja.

"MLT perumahan ini bakal optimal jika seluruh ekosistem program perumahan saling berkolaborasi," ujarnya.

"Semoga kerjasama ini dapat membawa faedah nan besar bagi seluruh peserta program BPJS Ketenagakerjaan dan bersama-sama kita menjadikan kerja sama ini sebagai tonggak awal menuju masa depan nan lebih cerah bagi para pekerja Indonesia. Sehingga mereka bisa kerja keras bebas cemas," pungkas Roswita.

(inh)

Sumber cnnindonesia.com
cnnindonesia.com