Bom Ikan Meledak Saat Produksi, Dua Rumah Hancur Tewaskan Bapak dan Anak

Sebuah Bom ikan/Bondet meledak dan menghancurkan beberapa rumah warga, bom tersebut dipicu oleh sebuah kecelakaan saat produksi. Kejadian tersebut terjadi di sebuah rumah di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (11/9/2021) pagi. Ledakan menewaskan bapak dan anak penghuni rumah serta merusak belasan rumah lain.
Ledakan terjadi sekitar pukul 08.00, di rumah milik Abdul Hofar. Akibat ledakan tersebut, 2 rumah hancur dan Puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan, mulai genteng pecah, tembok rusak dan lainnya.

Puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan, mulai genteng pecah, tembok rusak dan lainnya. Ada dua rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan parah. Dua rumah itu rata dengan tanah, tidak ada bangunan yang tersisa.
Selain itu dua orang tewas, yaitu Mat Sodiq dan pemilik rumah Abdul Hofar (43). Keduanya adalah bapak dan anak. Mat Sodiq tewas seketika di lokasi kejadian, Sedangkan, Abdul Ghofar meninggal saat perjalanan menuju Puskesmas untuk menjalani perawatan. Istri dan anak Abdul Ghofar selamat tapi masih dirawat.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Heri Dian W mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, diduga kuat ledakan berasal dari bondet atau bom ikan.

“Setelah ledakan, anggota melakukan penyisiran dan menemukan sisa-sisa bahan peledak untuk membuat bondet di lokasi kejadian,” katanya di lokasi.

Dia menyampaikan, ledakan ini muncul dari ruang tengah rumah Abdul Ghofar.
Dijelaskannya, Abdul Ghofar ini bekerja sebagai nelayan setiap harinya.

“Ini masih dugaan sementara. Untuk pastinya, kami perlu pendalaman lebih lanjut. Kami juga akan koordinasi dengan tim Gegana Polda Jawa Timur,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya mash menunggu tim gegana Polda Jawa Timur untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Khawatirnya masih ada sisa-sisa bahan peledak di sini, makanya perlu dievakuasi. Kami juga pasang police line di sekitar lokasi agar steril. Yang tidak berkepentingan, jangan masuk ke dalam,” tambahnya.

Terpisah, Sularso, salah satu warga setempat mengaku suara ledakan kaget ini sangat keras sekali. Bahkan, sampai radius 3 kilometer masih terdengar.

“Warga sempat panik, dan bingung apa yang meledak karena suaranya sangat keras sekali. Warga berhamburan keluar rumah saat ledakan itu,” pungkas dia.

__Posted on
September 12, 2021
__Categories
Peristiwa

Author: Muhammad Deni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *