Amalan Dan Doa Agar Otak Cerdas dan Kuat Hafalan Setiap Hari

Padang Dakwah – Meskipun diciptakan dari bahan yang sana, namun semang kapasitas kecerdasan manusia berbeda-beda. Bagi Anda yang pas-pasan namun jangan patah arah, karena terdapat doa agar otak cerdas dan kuat hafalan secara Islam.

Namun perlu diingat, meskipun terdapat beberapa doa yang akan dibahas dalam artikel ini, manusia tetaplah perlu belajar agar otak semakin cerdas dan ilmu bertambah. Dilansir dari NU.or.id, berikut ini beberapa doa yang bisa Anda amalkan di rumah agar menambah daya ingat dan kecerdasan otak.

Doa Agar Otak Cerdas dan Kuat Hafalan

Menurut cerita dalam kompilasi kalam Habib Ahmad bin Hasan Al-Athas, terdapat seorang laki-laki yang mendatangi Baginda Rasulullah Muhammad. Laki-laki itu lantas mengeluh:

“Ya Rasulallah, sungguh, saya ini adalah orang yang pelupa. Tolong ajari kami sesuatu.”

Mendengar keluhan laki-laki itu, kemudian Nabi Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa kepadanya:

“Baca kalimat ini setiap hari ya!” اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِيْ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ Allâhumma ij’al nafsî muthmainnatan, tu’minu bi liqâika wa tardlâ bi qadlâika

Artinya: “Ya Allah, jadikan jiwa kami menjadi tenang, beriman akan adanya pertemuan dengan-Mu, dan rela atas garis yang Engkau tentukan.”

Menariknya, setelah ijazah dari Rasulullah tersebut, laki-laki itu lantas mengamalkannya dengan membaca tiga kali sehari, hingga pemuda tersebut mengaku:

“Setelah saya membaca itu, saya tidak pernah lupa tentang apapun.”

Cerita tersebut sebagaimana adalah dalam Habib Zain bin Ibrâhîm bin Sumaith, Al-Manhajus Sâwî, Dârul Ilmi wad Da’wah, [Hadramaut, 2005], halaman 234).

Doa Agar Otak Cerdas dan Mendapatkan Inspirasi

Kemudian terdapat doa agar Anda senantiasa mendapatkan inspirasi, sebagaimana dikutip dalam Kitab Majmu’ Syarif. Doa ini efektif dibaca ketika dalam situasi jenuh, dan buntu dalam berpikir.

Bacaan berikut ini diharapkan dapat membuat terang pikiran hingga banyak inspirasi datang di otak kita.

 اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِيْ قَلْبِيْ، وَنُوْرًا فِيْ قَبْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ سَمْعِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَصَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ شَعْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَشَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ لَحْمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ دَمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ عِظَامِيْ. وَنُوْرًا مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَنُوْرًا مِنْ خَلْفِيْ، وَنُوْرًا عَنْ يَمِيْنِيْ، وَنُوْرًا عَنْ شِمَالِيْ، وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِيْ، وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِيْ. اَللّٰهُمَّ زِدْنِيْ نُوْرًا، وَاَعْطِنِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا

Allāhummaj‘al lī nūran fī qalbī, wa nūran fī qabrī, wa nūran fī sam‘ī, wa nūran fī basharī, wa nūran fī sya‘rī, wa nūran fī basyarī, wa nūran fī lahmī, wa nūran fī damī, wa nūran fī ‘izhāmī, wa nūran min bayni yadayya, wa nūran fī khalfī, wa nūran ‘an yamīnī, wa nūran ‘an syimālī, wa nūran min fawqī, wa nūran min tahtī. Allāhumma zidnī nūrā. Wa a‘thinī nūrā. Waj‘al lī nūrā. Waj‘alnī nūrā.

Artinya, “Ya Allah jadikanlah cahaya pada hatiku, kuburku, pendengaranku, penglihatanku, rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulang-tulangku, di hadapanku, belakangku, sisi kananku, sisi kiriku, sisi atasku, dan pada sisi bawahku. Ya Allah tambahkanlah cahaya bagiku. Berikanlah cahaya kepadaku. Jadikanlah cahaya bagiku. Jadikanlah diriku bercahaya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *