7 Amalan Berpahala Besar dapat dilakukan Sehari-hari

Allah SWT kerap memberikan keringanan terhadap umatnya guna dapat menjalankan amalan sebanyak-banyaknya. Mulai dari menjalankan amalan yang mudah sampai menjalankan amalan yang berat. tidak tahu amalan mudah maupun besar semua memperoleh ganjaran.

Sholat Subuh dan Isya Berjamaah

Amalan ringan berpahala besar dan terus mengalir yang pertama yaitu melaksanakan shalat subuh dan isya berjamaah. Melaksanakan kedua amalan ini sama seperti melaksanakan sholat setengah malam dan sholat semalam suntuk.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa siapa saja yang melaksanakan sholat Isya berjamaah seolah-olah menunaikan sholat setengah malam dan siapa saja yang melaksanakan sholat subuh berjamaah sama seperti orang yang melaksanakan sholat semalam suntuk.

Mendoakan Orang Lain

Amalan ringan berpahala besar yang  terus mengalir berikutnya adalah mendoakan orang lain. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa siapa saja yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya sesama muslim, melainkan para malaikat akan berkata, ” Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no.4912)

Oleh sebab itu perbanyaklah mendoakan orang lain dengan taqwa dan hati yang tulus. Namun Allah SWT mengajarkan manusia untuk tidak pernah mendoakan orang lain untuk suatu keburukan, mendoakan orang kafir agar diampuni, serta mendoakan hal-hal yang tidak akan mungkin.

Menunggu Sholat Jum’at

Amalan ringan berpahala besar selanjutnya adalah menunggu sholat Jumat dan bersegera ketika waktunya datang. Menunggu sholat Jumat menghasilkan pahala yang sama besarnya dengan puasa serta sholat malam selama setahun.

Bahkan dalam riwayat dari Ibnu Majah disebutkan bahwa siapapun yang menanti shalat Jumat lalu pergi pada pagi hari ke masjid sambil jalan kaki lalu ketika sampai kemudian duduk di dekat imam untuk mendengarkan khutbah, serta menjaga ketenangan agar khutbah tersampaikan dengan baik, maka akan memperoleh pahala yang besar.

Mendengarkan Adzan

Amalan ringan berpahala besar yang jarang diketahui yaitu mendengarkan adzan.

Dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa mendengar panggilan adzan lalu ia berdoa, ‘Ya Allah Tuhan panggilan yang sempurna (panggilah Tauhid) dan sholat yang didirikan, berilah kepada Muhammad kemuliaan dan keutamaan dan berilah untuknya tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau janjikan kepadanya. ‘Akan mendapatkan syafaatku kelak pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari).

Berdzikir

Ada sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa berdzikir lebih baik dibandingkan dengan dunia dan isinya. Berdzikir sangat mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan waktu yang banyak. Selain itu efeknya sangat dahsyat bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Imam Muslim menyebutkan bahwa pujian terhadap Allah di dalam dzikir lebih berharga dibandingkan mendapatkan kekayaan sebanyak apa pun yang ada dibawah matahri. Oleh sebab itu, jika Anda masih jarang berdzikir karena alasan sibuk, maka ingatlah bahwa Allah SWT selalu memiliki waktu untuk memelihara kita.

Wudhu dengan sempurna

Amalan ringan berpahala besar selanjutnya yaitu berwudhu dengan sembpurna dan membaca doa/ Dari Umar bin Khattab , Nabi ` bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna, kemudian selesai wudhu dia membaca: Asyhadu allâ ilâha illallâh wa anna muhammadan abduhu wa rasûluh (Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan bahwasanya Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya), maka akan dibukakan untuknya pintu surga yang jumlahnya delapan, dan dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia sukai.” (H.R. Muslim)

Membaca Basmallah sebelum aktifitas

Amalan ringan berpahala besar yang penting diketahui yaitu membaca basmallah sebelum memulai aktivitas. Karena kesederhaannya, terkadang orang malah lupa mengucapkan basmallah, padahal dengan berniat tulus mengucapkan basmallah, ada aliran pahala besar yang bisa diperoleh.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya, “Setiap amalan yang terdapat kepentingan di dalamnya jika tidak dimulai dengan (menyebut) nama Allah maka terputus (keberkahannya).” (HR. Abu Daud dan Nasa’i)

Leave a Reply

Your email address will not be published.