Pertanian Berkelanjutan, Definisi, Konsep dan Contoh

Pertanian, Padangbulan.co.id – Salah satu aspek penting dalam kehidupan kita adalah kegiatan pertanian. Sebagaimana disampaikan oleh Ir. Muadzin Bakhrun salah satu pakar pertanian di kabupaten Jombang. Bahwa salah satunya adalah pertanian berkelanjutan sebagai pengelolaan sumber daya bagi perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia.

Tidak hanya itu, kualitas lingkungan juga dapat dilestarikan dan ditingkatkan serta sumber daya alam yang ada tetap terjaga. Untuk mewujudkan sistem pertanian jenis ini diperlukan berbagai upaya.

Read More

Seperti menggunakan energi sesedikit mungkin, membeli produk pertanian atau lokal dalam skala yang lebih besar, mengurangi makanan olahan dan sebagainya.

Pertanian Berkelanjutan, Definisi, Konsep dan Contoh

Pertanian berkelanjutan sendiri merupakan implementasi dari konsep pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian. Sistem budidaya semacam ini memiliki efek yang sangat penting.

Salah satunya adalah mengembalikan nutrisi ke tanah dengan mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Seperti gas (sebagai bahan baku pupuk) dan mineral (seperti fosfor).

Konsep pertanian berkelanjutan

Konsep pengembangan sistem pertanian diarahkan pada tiga dimensi. Pertama, kehidupan sosial manusia, kelestarian lingkungan alam, atau tiga pilar.

Selain itu, konsep pertanian juga terkait dengan dimensi sosial yang merupakan orientasi masyarakat. Hal ini terkait dengan kebutuhan masyarakat akan kesejahteraan sosial yang tercermin dalam kehidupan sosial yang harmonis.

Dengan cara ini, kita dapat mencegah konflik sosial. Begitu juga dengan tetap melestarikan keragaman budaya dan modal sosial budaya.

Selanjutnya, konsep pertanian ini juga mempengaruhi dimensi lingkungan alam yang dapat menghilangkan kebutuhan akan stabilitas ekosistem alam. Ini termasuk sistem kehidupan biologis serta materi alam. Selain itu, dalam hal ini juga termasuk keanekaragaman hayati yang dijaga dan dilestarikan.

Contoh pertanian berkelanjutan

Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak ditemukan contoh sistem pertanian ini. Setidaknya ada tiga contoh umum dari pertanian ini.

Salah satunya adalah Pengendalian Hama Terpadu, yang menggunakan musuh alami hama tersebut dan tidak menggunakan obat-obatan kimia. Misalnya hama tikus yang menggunakan ular sebagai predator atau musuhnya.

Kemudian, contoh lain adalah sistem rotasi dan budidaya gulma. Ini adalah kegiatan menanam rumput untuk diberikan kepada ternak di lahan pertanian.

Hal ini juga dapat memberikan keuntungan, seperti ternak tumbuh sehat, dan lahan pertanian menjadi subur karena mendapatkan pupuk alami dari kotoran ternak.

Contoh lain adalah tanaman pelindung. Tanaman pelindung adalah kegiatan menanam tanaman yang dapat menjaga kualitas dan nutrisi tanah serta menghindari resiko longsor. Misalnya menanam alfalfa di akhir musim tanam sayuran dan sebagainya.

Pertanian berkelanjutan adalah salah satu cara kami untuk melestarikan lingkungan. Dengan cara ini, kita dapat mengurangi dampak kerusakan tanah yang disebabkan oleh peralatan dan bahan pertanian. (why)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.