Pelajari tentang Hama Penggerek Batang Padi dan cara mengatasinya

Pertanian, Padangbulan.co.id – Budidaya tanaman padi di kec. Plandaan tentunya tidak lepas dari masalah hama tanaman. Sebagaimana disampaikan oleh Nurbata, Se. kepala Desa Purisemanding. Bahwa salah satu hama tanaman di Desa Purisemanding yang sering mengganggu tanaman padi adalah penggerek batang padi tetutama pada panen kedua. Perlu Anda ketahui bahwa penggerek batang merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya tanaman berupa padi. Karena akan menyerang tanaman padi pada semua tahap pertumbuhan, mulai dari pembibitan hingga masa pra panen.

Menurut Ir. Muadzin Bakhrun, salah satu pakar mengatakan bahwa, perlunya kita mengenal Penggerek Batang padi

Read More

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama yang sering menyerang tanaman padi. Bahkan, intensitas serangannya bisa mencapai 90%. Tanaman padi akan terserang hama tanaman ini pada berbagai tahap pertumbuhan.

Secara umum, ada dua jenis gejala yang ditimbulkan oleh serangan penggerek padi, antara lain sundep dan juga beluk.

Ngengat penggerek batang dewasa biasanya aktif pada malam hari. Siklus hidup total berkisar antara 40 hingga 70 hari, tergantung pada spesiesnya. Umumnya telur diletakkan di ujung daun bagian bawah.

Biasanya akan terlihat seperti tumpukan kecil yang ditumbuhi rambut halus dan berkilau. Setelah enam sampai tujuh hari, telur biasanya segera menetas.

Setelah itu, larva bergerak ke bawah menuju pangkal. Setelah itu, larva akan menembus ke dalam pengolahan tanah utama, dan ketika dewasa, mereka akan pindah ke pengolahan tanah yang lain.

Larva awalnya menyerang akar hingga menyerang batang padi yang lebih dalam. Ketika larva menyerang akar, yang terjadi pada bibit padi biasanya kerdil atau mati.

Kemudian, ketika larva masuk ke batang, larva akan merusak pembuluh di batang. Dengan demikian, batang padi akan patah dan ketika dicabut akan mudah dilepaskan.

Cara mengatasi penggerek batang padi

Jika tanaman padi Anda terserang penggerek batang ini, Anda perlu segera melakukan pengendalian dengan cara-cara berikut ini:

Pengaturan Pola Tanam

Usahakan menanam secara bersamaan di areal tanam yang luas. Tujuannya agar tanaman padi berada pada tahap yang sama. Dengan cara ini, dapat mencegah penyebaran hama di area penanaman.

Pengendalian Secara Fisik dan Mekanik

Pengendalian hama secara fisik dapat dilakukan dengan cara memotong tanaman serendah mungkin pada permukaan tanah saat panen dan saat tanah dibersihkan. Upaya ini harus disertai dengan perendaman air 10 cm agar jerami cepat membusuk dan larva mati.

Kemudian, jika memungkinkan, pengendalian hama mekanis dapat dilakukan dengan mengumpulkan telur penggerek batang di pembibitan dan peternakan. Atau Anda juga bisa menangkap ngengat menggunakan lampu perangkat.

kontrol Secara Kimiawi

Sama halnya dengan mengatasi hama tanaman padi pada padi, penggerek batang padi juga dikendalikan dengan insektisida sistemik. Aplikasikan saat tanaman padi memasuki umur 2-3 minggu. (why)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.