Upaya Cegah Kasus Kekerasan Seksual, IPW: Perketat Aturan Interaksi Guru dan Murid

Pendidikan, Padangbulan.co.id – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi profesionalisme Polda Jatim dalam proses penangkapan seorang anak Kyai/ Guru/ustatz yang diduga melecehkan santriwati di Jombang berinisial MSAT. Dari proses hukum ini, IPW menilai ada banyak pelajaran bagi polisi, masyarakat, dan komunitas pondok pesantren. Salah satunya terkait dengan pengetatan aturan interaksi antara siswa dan guru.

Ketua IPW Sugeng Tejo Santoso mengatakan, masyarakat selalu mengawasi kinerja Polri yang harus memberikan perlindungan dan keadilan bagi perempuan korban kekerasan seksual. Di sisi lain, model penanganan kasus MSAT ini dapat menjadi model untuk penanganan kasus serupa.

Read More

“Dimana ada pihak yang sangat berpengaruh berusaha menghalangi proses hukum tetapi bisa diatasi akhirnya,” kata Sugeng di Jakarta, Ahad (10/7/2022).

Sugeng juga menyampaikan pentingnya kepedulian di semua tingkatan, termasuk para pemimpin organisasi keagamaan, terhadap korban pelecehan seksual. Menurutnya, sangat penting untuk menekankan kepekaan terhadap para korban.

“Ketika ada upaya menghalangi proses hukum oleh sejawat pimpinan lembaga keagamaan untuk memberikan masukan, edukasi sharing mengenai penghargaan pada proses hukum,” ujar Sugeng.

Selain itu, Sugeng mengingatkan bahwa kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan agama non pesantren telah berulang kali terjadi. Oleh karena itu, pimpinan lembaga pendidikan agama yang menggunakan sistem pondok pesantren harus menerapkan aturan yang tegas dalam interaksi santri dan guru.

“Tujuannya dapat mengeliminasi potensi munculnya kontak fisik terlarang dan juga adanya pengawasan ketat pimpinan lembaga pendidikan pada para pengajar atau guru,” ucap Sugeng.

Diketahui, isu kekerasan seksual yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam sudah berlangsung lebih dari dua tahun. Awalnya kasus ini ditangani Polres Jombang dengan nomor LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RES.JBG. Dalam prosesnya, Polda Jawa Timur (Polda) mengambil alih kasus tersebut.

Sebelum penangkapan paksa Bechi, polisi memprioritaskan tindakan persuasif terhadap tersangka. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga polisi melakukan penangkapan secara paksa.

McD

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.