Kedung Cinet Tempat Pemandian Prajurit dan Dayang Majapahit Di Jombang

Kedung Cinet merupakan salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang Jawa Timur yang kini semakin ramai dikunjungi. Meski letaknya begitu terpencil, pemandangan Kedung Cinet cukup spektakuler, disamakan dengan Grand Canyon di Amerika Serikat.

Lokasinya berada di tengah hutan, sehingga masih sedikit wisatawan yang ingin mengetahui keindahan Kedung Cinet. Cerita berkembang, pada masa lalu, Kedung Cinet sering digunakan sebagai tempat mandi para prajurit dan pelayan istana kerajaan Majapahit.

Read More

Banyak orang juga menyebut Kedung Cinet sebagai Ngarai Biru Jombang. Karena sungai yang diendapkan disana berwarna hijau pada musim kemarau, sehingga terlihat seperti Green Canyon. Bagi yang tertarik dengan Kedung Cinet harus memperhatikan waktu berkunjung, terutama di musim hujan. Karena arus sungai sangat kuat.

Kawasan Kedung Cinet bisa dibilang masih asri dan alami karena belum banyak yang tahu tentang keberadaan Grand Canyon mini ini. Panduan ke Lokasi Untuk menuju Kedung Cinet, dari arah Kota Jombang, ambil arah ke Ploso, akan melewati Kecamatan Tembelang, tetap lurus dan ikuti jalan sampai ada jembatan sungai Brantas. Ketika sampai di ujung jembatan belok kiri arah ke Plandaan/Nganjuk/Kertosono. Telusuri jalan yang berdampingan dengan sungai Brantas ini lurus sampai menemukan Polsek Plandaan lalu belok ke arah Plandaan. Kemudian lurus saja mengikuti jalan sampai masuk ke Desa Klitih. Sesampainya di Desa Pojok Klitih, untuk yang membawa kendaraan roda dua bisa langsung naik menuju ke lokasi wisata. Apabila membawa kendaraan roda empat, bisa naik ojek atau menyewa motor yang memang sudah disediakan warga sekitar.

Untuk menuju ke lokasi wisata, harus melewati jalan setapak sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang sedikit menanjak dan langsung berdampingan dengan jurang di kanan kirinya. Setelah berkendara sekitar 10 menit, anda akan disambut oleh papan kayu bertuliskan “Selamat Datang di Kedung Cinet”.

Di sini anda bisa menitipkan kendaraan ke pemuda desa setempat dan memberinya uang secara sukarela. Para pemuda juga akan memandu untuk menuju ke ngarai Kedung Cinet karena jalannya curam dan licin. Sembari melihat keindahan semesta tersebut, sempatkan mengumandangkan tasbih dan tabir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.