Situs Sendang Made Tempat Persembunyian Prabu Airlangga Di Jombang

Jombang, Padangbulan.co.id – Mengulik sejarah masa lalu memang tak ada habisnya. Banyak peninggalan kerajaan masa lalu seprti Candi, Arca, pusaka dan lain-lain. bahkan beberapa peninggalan tetap eksis menjadi tempat wisata hingga saat ini, seprti wisata sendang Made di Jombang.

Sendang Made merupakan peninggalan sejarah yang terletak di Desa Made, Kecamatan Kudu, Jombang. Sendang Made, juga dikenal sebagai Desa Sinden, dikatakan beruntung karena diyakini sebagai tempat persembunyian Raja Airlangga.

Read More

Vefy Irawati selaku perwakilan situs Kudu menjelaskan, Sendang Made menjadi salah satu tempat suci Prabu Airlangga dengan menunggu Ratu dan istri-istrinya yang kemudian dipukuli oleh pasukan Prabu, WoraWari.Mereka diselamatkan oleh Prabu Narotama hingga akhirnya mereka pensiun ke Sendang Dibuat.

“Di sini menjadikan suatu padepokan yang kemudian diberi nama Sendang Made, karena Airlangga memang dari Bali. Sendang Made dijadikan tempat persembunyian untuk melarikan diri dari pasukan Wora Wari pada waktu itu,” kata Vefy Irawati dikutip dari kanal YouTube Asli Mojokerto.

Dinamakan Desa Sinden, karena selama pelarian mereka, Ratu dan selirnya menyamar sebagai sinden dan laki-laki sebagai penabuh genderang.

“Mereka juga menyamar, yang perempuan pesinden karena itulah Sendang Made disebut juga sendang sinden,” ujar Vefy.

Terdapat tujuh mata air terdekat di kawasan Sendang Made, antara lain Mata Air Pomben, Mata Air Pengilon, Mata Air Condong, Mata Air Drajat, Mata Air Widodaren, Mata Air Sumber Payung dan Mata Air Gede.

Ketujuh sumber tersebut memiliki maksud dan tujuan masing-masing. Salah satunya adalah Sendang Derajat yang digunakan untuk upacara adat tahunan Kumkum Sinden.

Merupakan tradisi bahwa penyanyi yang tinggal di sekitar desa harus mencuci rambut mereka dengan selai atau sampo di Sendang Made. Jika penyanyi tidak mengikuti tradisi, mereka masih dianggap tidak dapat ditonton.

“Jadi ada hari dalam setahun yang biasanya bertepatan dengan suro atau mulud, kami ada acara siram jamas kumkum sinden. Jadi kepercayaan kalau sindensinden di daerah ini bukan kumkum jamas atau belum dicuci di sumber Made, tidak layak dilihat,” kata Vefy Irawati.

Ada juga artefak sejarah seperti arca Jawa kuno dan kitab suci yang dipahat di batu. , suasana di Sendang Made tenang dan rindang jika dikelilingi oleh pohon-pohon tua yang tinggi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.