Jelang Bulan Puasa, Masyarakat Desa Bulu Gelar Sadranan

Kediri, Padangbulan.co.id -Bulan Ramadhan segera tiba, Biasanya masyarakat Jawa menyambut datangnya Bulan Ramadhan dengan tradisi Sadranan. Tradisi ini begitu kental diperingati terutama di desa-desa. Begitulah yang terlihat di Desa Bulu, Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Berdasarkan pantauan padangbulan.co.id,warga tampak antusias untuk mengikuti sadranan. Warga telah berdatangan sejak pagi di makam setempat untuk memanjatkan doa bagi para leluhurnya.

Sebelum Ramadan warga desa memadati makam-makam untuk memperingati Sadranan. Mereka membawa nasi tumpeng dari rumah. Begitu tiba di makam, mereka meninggalkan nasi tumpeng yang mereka bawa, lalu bersama-sama membersihkan makam.

Di antara mereka ada yang memanjatkan doa dan ada pula yang membersihkan makam.

Salah satu warga, Ismail, mengatakan kegiatan itu sudah ada secara turun temurun dan digelar menjelang Ramadan. Dua tahun sebelumnya tradisi itu tak digelar lantaran pandemi Covid-19. Setelah kasus Covid-19 melandai dan pemerintah melonggarkan sejumlah pembatasan, warga kembali menggelar kegiatan tersebut.

“Setelah itu ada yang menikmati tumpeng di sini ada juga yang dibawa pulang ke rumah masing-masing,” kata dia.

Salah satu pemuda setempat, riduan (25), bersyukur kegiatan sadranan kembali diizinkan digelar meski masih diterapkan pembatasan.

“kami dari kalangan pemuda berharap tradisi ini bisa terus kami lestarikan,” kata dia.

 

Related posts