Hari Ibu, Nusantara, Bela Negara dan Kesetiakawanan Di Peringati Secara Serempak Di Pemkab Jombang

Jombang, Padangbulan.co.id – Bupati Jombang Mundjidah Wahab diwakili Ketua Pengadilan Agama Siti Hanifah, memimpin upacara empat peringatan sekaligus, yaitu Hari Nusantara, Hari Bela Negara, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, dan Hari Ibu Ke 93 tahun 2021 di halaman Parkir Pemkab Jombang, Rabu (22/12/2021).

Upacara yang dilaksanakan secara terbatas dan disiarkan langsung secara virtual melalui YouTube channel jombangkab TV, Dinas Kominfo dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Plt Sekda dan Kepala OPD terkait serta Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua  Organisasi Wanita ini melibatkan para perempuan sebagai petugas upacara. Mulai dari Perwira Upacara, Komandan Upacara dan sebagian besar peserta upacara juga dari kaum perempuan, mulai dari TNI, Polri, yang diikuti oleh para Polwan, serta Dishub, Satpol PP serta ASN perempuan.

Dalam sambutan Bupati Jombang yang dibacakan oleh Inspektur Upacara (Ketua Pengadilan Agama Siti Hanifah, antara lain disampaikan sebagai berikut. Hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal 13 Desember merupakan perwujudan dari deklarasi Juanda. Melalui deklarasi tersebut, Indonesia merajut dan mempersatukan kembali wilayah dan lautannya yang luas, menyatu menjadi kesatuan yang utuh dan berdaulat, dan menjadi negara kepulauan.

Peringatan Hari Nusantara tahun ini dijadikan sebagai momentum untuk bangkit dan memulihkan kondisi dari keterpurukan multidimensi akibat pandemi. Inilah saat yang tepat untuk menggali dan mengoptimalkan setiap potensi agar roda pembangunan kembali bergulir, dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat dapat berjalan lagi selaras dengan tatanan new normal diantaranya yaitu; tetap konsisten menerapkan protokol 5M serta melakukan pemulihan ekonomi dan pariwisata dengan membuka lagi titik-titik transaksi secara bertahap serta penguatan sektor bisnis.

Selain itu juga mengembangkan konsep-konsep revolusi industri keempat, reformasi birokrasi yang linier di bidang layanan publik dan pemerintahan dengan upaya membentuk karakter Smart ASN dengan mengubah mindset dari pangreh projo menjadi karakter pamong praja yang sebesar-besarnya melayani masyarakat.

“Saya mengharap agar kita dapat benar-benar menghayati setiap hikmah kehidupan dan mengakumulasikannya. Dengan demikian maka insya allah kita akan segera bangkit dan meneruskan lagi ikhtiar pengabdian kepada ibu pertiwi, dengan modal sosial karakter kenusantaraan dan keIndonesiaan kita”, tutur Siti Hanifah membacakan sambutan Bupati Jombang.

Peringatan Hari Bela Negara tahun 2021 mengambil tema “Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Tema ini mengisyaratkan kita untuk terus mengobarkan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara serta tetap tumbuh bersama-sama untuk berjuang pantang menyerah Menuju Indonesia Maju.

Kita masih berada dalam masa pandemi covid-19. Krisis akibat pandemi ini harus kita hadapi dengan tepat, baik secara fisik dan nonfisik. Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah. Situasi seperti ini memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras bersama agar mampu melewati masa sulit ini.

Sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenang dalam perang melawan covid-19, baik menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonomi negara. Kita harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan dengan inovasi dan karya nyata. Kita harus buktikan ketangguhan kita, dan kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dengan semangat bela Negara, tuturnya.

Tanggal 20 Desember yang diperingati sebagai hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) menjadi sebuah momentum bagi masyarakat Indonesia untuk bangkit. Pandemi covid-19, sudah berlangsung hampir dua tahun, tak hanya merenggut ribuan nyawa, tapi juga memberi efek domino yang besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Khususnya sektor ekonomi.

Namun di balik pandemi, kami melihat betapa kuatnya kerja sama dan solidaritas masyarakat Indonesia, sehingga pandemi berhasil dikendalikan. Semua elemen masyarakat bahu membahu, menyumbangkan tenaga, pikiran, waktu, harta, bahkan nyawa, untuk menyelamatkan mereka yang terinfeksi covid-19 dan mencegah penyebarannya, serta membantu mereka yang terdampak secara ekonomi.

“Untuk memenangkan persaingan dalam situasi global yang semakin kompetitif, kita harus kembali memperkuat kebersamaan, persatuan dan kesetiakawanan. Mari kita bergotong-royong dan bekerjasama untuk mengatasi berbagai tantangan”, tandasnya.

Tema peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ke-64: “Perkokoh Solidaritas Sosial, Indonesia Sejahtera”. Tema tersebut dapat dimaknai bahwa di tengah pandemi covid 19, perlu dijalin solidaritas memperkuat ketahanan sosial. Tahun ini, kesetiakawanan dipandang sebagai modal sosial mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, dan Indonesia Sejahtera.

Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember merupakan bentuk pengakuan serta penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa. Hingga saat ini, telah banyak kemajuan yang dirasakan oleh perempuan. Namun kesetaraan ideal yang kita cita-citakan belum sepenuhnya tercapai. Perempuan masih menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam kualitas hidupnya. Hal ini kemudian diperparah dengan adanya pandemi covid-19, yang meningkatkan kerentanan ekonomi perempuan, ketidaksetaraan gender, serta mengancam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Namun di tengah terpaan apapun, perempuan Indonesia merupakan srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan yang melingkupi mereka. Begitu pula di masa yang sulit ini, perempuan-perempuan indonesia turut hadir di garda terdepan. Ditengah perjuangan menuju pemberdayaan perempuan yang membawa beragam tantangan, rintangan, dan hambatan, ada satu hal yang tidak berubah, yakni perempuan indonesia tetaplah tangguh, kuat, dan berani dalam menjadi penopang hidup kaumnya. Menjadi sebaik-baiknya Ibu Bangsa.

“Melalui peringatan hari Ibu ke 93 tahun 2021 ini, saya berharap kita dapat merayakan berbagai kemajuan yang berhasil diraih oleh perempuan, sekaligus mengingat bahwa perjuangan masih panjang dan harus terus dilanjutkan. Dengan jumlah perempuan yang mengisi hampir setengah dari populasi indonesia, kemajuan perempuan tentunya akan menjadi kemajuan bangsa sehingga perjuangan mencapainya menjadi kewajiban semua pihak pula.

Maka kita semua, baik perempuan maupun laki-laki harus mendorong peran perempuan perempuan dalam segala bentuk dan sektor pembangunan. Selamat Hari Ibu, Perempuan-Perempuan Indonesia. Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju. “Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya ucapkan selamat memperingati Hari Nusantara, Hari Bela Negara, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, dan Hari Ibu Ke-93 Tahun 2021”, pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.