Budidaya Ikan Hias Penambah Penghasilan Setiap Bulannya

Jombang, Padangbulan.co.id – Hobi membawa cuan dirasakan Gus rosyid, Asal Dusun Kwadungan Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Kesenangannya memelihara ikan hias berubah menjadi bisnis yang menghasilkan.

Kisah sukses Gus Rosyid bermula pada tahun 2019 ketika ia membelikan anaknya ikan plastikan.

“Tadinya anak saya minta ikan hias Molly, Kemudian saya belikan eceran. Senang saja karena ikannya cantik,” kata Gus Rosyid di sela kesibukannya kepada PADANGBULAN.CO.ID, Senin(15/11/2021).

Beberapa bulan kemudian ikan-ikan hias air tawar itu bertelur. Namun telur yang jumlahnya puluhan tidak ada satupun yang menetas.

Menurut Gus Rosyid, lebih dari sepuluh kali ikan bertelur tapi gagal menetas.

Gagal menetaskan telur membuat Gus Rosyid semakin penasaran. Ia pun mencari berbagai tutorial budidaya ikan dari sosial media. Ilmu yang didapat mulai merawat air hingga pemberian pakan ia praktikkan.

“Alhamdulillah akhirnya berhasil menetaskan. Anakan ikan saya pelihara selama empat bulan dan dibeli orang. Waktu itu saya jual 10 ekor anakan ikan hias. Harganya mulai Rp 1000-Rp 5000,” kata Gus Rosyid.

Dari penjualan pertama itu Gus Rosyid semakin semangat menekuni budidayakan ikan hias tersebut.
Sedikit demi sedikit, ia memperbanyak kolam hingga berjumlah puluhan. Saat ini ada belasan jenis ikan hias yang ia pelihara dan jual. Di antaranya Golden Molly,Golden Black Molly,Black Molly,Molly Marble dan beberapa jenis lainnya.

Gus Rosyid bersama istrinya memasarkan ikan hias peliharaannya lewat media sosial. Pembelinya mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, hingga Lumajang.

Gus Rosyid menjual ikan hasil budidaya dengan harga mulai Rp 2000-Rp 100 ribu per ekor , tergantung ukuran dan jenisnya.

“Kalau ikan bertelur banyak ya bisa jual banyak. Bulan kemarin lalu bisa jual sekitar 250 ekor. Keuntungan mencapai Rp 500 ribu,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.