Pemuda Jombang Raup Ratusan Ribu Rupiah Dari Investasi Mata Uang Kripto Shiba Inu

Jombang, Padangbulan.co.id – Di dunia mata uang crypto, coin Shiba Inu atau SHIB mencapai rekor nilai tertinggi pada 24 Oktober dengan harga $0,00003995 dan jumlah penjualan mencapai US$8.585.097.334. dalam 24 jam.

Mengutip dari Coinmarketcap, SHIB naik 36,92 persen dalam 24 jam terakhir. Bahkan pada malam hari naik lagi hingga 52.94 persen pada pukul 22.00 WIB. Disisi lain, di India, volume jual beli SHIB mengalahkan duo raksasa kripto Tether dan Bitcoin.

SHIB bahkan menjadi salah satu trending topik di Twitter Indonesia hingga Minggu (24/10/2021) sore dengan puluhan ribu cuitan.

Candra (25) pemuda asal Jombang mencoba menginvestasikan uangnya ke Coin SHIB pada awal bulan Oktober. Ia hanya mencoba dengan investasi kecil senilai 50 ribu rupiah. Secara mengejutkan, coin yang dibelinya dengan uang 50 ribu pada saat itu, sekarang sudah bernilai 209 ribu rupiah di Aplikasi Exchange lokal Indodax.

“Sebenarnya saya hanya coba-coba saja pada awalnya, lalu saya terkejut pada pagi tadi (24/10/2021) saya lihat portofolio saya sudah mencapai 200 ribu.” ucapnya.

Sekilas tentang coin Shiba Inu atau SHIB, yang sekilas menyerupai DOGE meski akhirnya jadi pesaing beratnya diciptakan pada Agustus 2020 oleh sosok misterius yang mengaku bernama Ryoshi.

Koin tersebut dinamai berdasarkan jenis anjing Jepang, Shiba Inu. Maskot Shiba Inu, yang didasarkan pada anjing Shiba, diklaim sebagai ‘Pembunuh Dogecoin’ ketika diluncurkan. Koin ini bertujuan untuk menjadi mitra berbasis Ethereum untuk Dogecoin.

September lalu, Shiba Inu melonjak hampir 40 persen setelah Coinbase yang berbasis di AS mengatakan pelanggannya dapat berdagang, mengirim, menerima, atau menyimpan SHIB di platformnya.

Shiba Inu diperdagangkan dengan stok mencapai 1 kuadriliun meski kini pendirinya sudah mengunci 50 persen aset di Uniswap. Sementara, dikutip dari laman Shiba Inu, setengaj sisanya diduga diserahkan pada salah satu pendiri Ethereum Vitalik Buterin.

Sebelumnya diwartakan, Buterin memperoleh 50 persen Shiba Inu karena langkah ini dianggap sebagai satu-satunya pilihan agar dirinya bisa menghindari transaksinya di Shiba Inu.

Dengan kepemilikan ini, Buterin memiliki kewenangan dan meminta penambang untuk tidak mengirim token dalam jumlah besar kepada individu atau badan amal tanpa persetujuan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.