Ratusan Warga Turipinggir Gelar Sedekah Dusun Kala Pandemi Covid-19

Jombang, Padangbulan.co.id – Beredar video upacara sedekah desa di Kecamatan Megaluh yang dipadati ratusan warga. Upacara tersebut berlokasi di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jumat (3/9) pagi. Selain mengabaikan protokol kesehatan berupa tidak menjaga jarak, kegiatan sedekah desa itu diduga tidak memiliki izin dari aparat yang berwenang.

Dari video tersebut dari lokasi kejadian, terlihat warga bergerumbul di areal pemakaman. Saking banyaknya sehingga warga kurang bisa menjaga jarak satu sama lain. Terlebih saat warga berebut tumpeng dari upacara sedekah desa.

Kepala Dusun Paras, Johan mengatakan jika sedekah desa itu sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, serta penghormatan kepada leluhur dusun setempat.

“Acaranya yaitu doa bersama, ada musik gamelan tradisional, dan wayang kulit. Warga setempat hanya membawa seserahan,” tuturnya kepada media, Jumat (3/9/2021).

Menurut kepala dusun Johan, sedekah dusun itu dilaksanakan tanpa melalui prosedur perizinan ke satgas covid-19 Kecamatan Megaluh.

“Memang tidak ada izin, akan tetapi dari kami tetap mengimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Karena memang kegiatan ini saya rasa jangan sampai ditiadakan, karena resikonya kalau ada kegiatan ritual yang dihilangkan akan berimbas kepada masyarakat. Jadi meskipun pandemi kami tetap melaksanakan acara ini,” tuturnya.

disisi lain, Kepala Desa Turipinggir, Gunasir Wibowo mengakui jika sedekah dusun Paras memang tanpa melalui perizinan ke satgas covid-19. Namun tetap mengimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan.

“Biasanya kalau tidak pandemi itu kegiatan sedekah dusun ini digelar sampai satu Minggu. Karena sekarang masih pandemi, maka kegiatannya ini cukup hari ini dan hanya sebentar saja waktunya. Iya memang tidak ada perizinan, cukup itu saja dan silahkan ke Kepala Dusun saja yang sebagai Ketua panitia dalam acara ini,” kata Gunasir.

Lebih lanjut, Camat Megaluh Eka Yulianto, membenarkan kegiatan sedekah desa di wilayahnya. Pihaknya pun mengaku kecolongan soal kegiatan yang dilakukan warga Dusun Paras itu.

”Yang jelas memang tidak ada izin dari kami, tidak ada pemberitahuan juga sebelumnya, baik lisan maupun tulisan,” terang Eka saat dihubungi media (3/9/2021).

di lain pihak,  Kapolsek Megaluh AKP Darmaji menegaskan kegiatan sedekah desa itu tidak ada izin.

”Jangankan izin, pemberitahuan saja tidak ada kok ke kami,” ucap Darmaji.

pihak polsek Megaluh juga sempat menuju lokasi acara yang dimaksud setelah mendapat informasi tersebut untuk melakukan pembinaan.

”Jadi tadi anggota sudah ke sana, dan karena tidak mungkin membubarkan langsung, kita minta untuk dipercepat kegiatannya. Jadi cuma tukar ambeng, wayangan sederhana terus bubar, tidak sampai 30 menit,” tuturnya.

Usai kegiatan, pihak-pihak yang berwenang dan Kepala Dusun serta Kepala Desa akan diproses untuk dimintai keterangan lebih lanjut

Leave a Reply

Your email address will not be published.