Kejaksaan Negeri Jombang Musnahkan BB Dari 113 Perkara

Jombang, Padangbulan.co.id – Kejaksaan Negeri Jombang laksanakan pemusnahan BB (Barang bukti) dari tindak pidana sebanyak 113 perkara yang sudah diproses hukum. Pemusnahan tersebut dilakukan di belakang kantor DLH Jombang, Kamis (8/4/2021).

Pemusnahan BB tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jombang M. Imran, S.H, Kadis Lingkungan Hidup Hari Utomo, S.H, Kasat Reskrim AKP. Teguh S, S.H, Kasat Resnarkoba AKP. Moch. Mukid, S.H, Dwi S Lapas IIB, dan Iptu Ali Efendi.

Achmad Jaya, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Jombang mengatakan, pemusnahan barang bukti yang dilakukan merupakan bukti kejahatan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap selama kurun waktu empat bulan.

“Terakhir pemusnahan barang bukti ini kami lakukan pada November 2020, kurang lebih pemusnahan ini kami  lakukan dalam kurun waktu empat bulan dari perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” jelasnya.

“Adapun barang bukti yang kami musnahkan adalah pil dobel L 20 perkara sebanyak 8.864 butir, sabu 492,57 gram 90 perkara, uang palsu 41 lembar 1 perkara, rokok tanpa pita cukai 75 karton (5.740 pak) 2 perkara, seperangkat alat hisap 1 dos, dan hp berbagai merk 1 dos,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Kejari Jombang, Imran menjelaskan alasan kenapa sempat diundur pemusnahan barang bukti karena masih dalam masa pandemi covid-19.

“Salah satu agenda ini mundur karena juga masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Selan itu kami juga masih menentukan tempat yang pas dan ramah lingkungan. Karena di kantor Kejari Jombang saya kira tidak memungkinkan setelah itu, kami koordinasi dengan Pemkab dan akhirnya di fasilitasi di DLH,” kata Imran.

Imran mengatakan jika kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut sebagai bentuk transparansi atas benda-benda hasil rampasan dari tindak kejahatan.

“Pemusnahan ini juga sebagai jawaban atas kebingungan hasil rampasan kejahatan dikemanakan. Dan beginilah yang kami lakukan terhadap barang bukti yang berhasil kami rampas. Semuanya sudah masuk dalam kekuatan hukum tetap,” pungkas Imron.

(BK/McD/MDA/PBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.