Merayakan Isra Mi’raj Muhammad SAW, Dinas Pendidikan Jombang Resmikan Masjid Baru

Jombang, Padangbulan.co.id – Bupati Jombang Mundjidah Wahab menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1442 Hijriah, sekaligus meresmikan Masjid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur, Rabu (10/3/2021) pagi.

Peresmian Masjid Pendidikan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jombang, didampingi Wakil Bupati, Sekdakab, Kepala Dikbud Jombang, Serta Al Mukarom KH. Husein ilyas yang hadir untuk memberikan tausiyah.Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Agus Purnomo dalam laporannya menyampaikan bahwa, pembangunan Masjid Pendidikan ini menghabiskan dana sebesar 3,3 milyar. Ini murni sumbangan para donatur, termasuk para guru se-kabupaten Jombang, ucapnya saat sambutan.

Dikatakannya, sebelum Mesjid ini dibangun, terdapat 3 Mushallah. Karena umatnya banyak, mulai dari TK sampai SMP, PPK nya kurang lebih 13 ribu orang. Dan kegiatan aktivitas setiap hari ada di Diknas Jombang.

Berawal dari situ, saya masih ingat betul hari Jum’at kebetulan ada kegiatan di aula 1, ada salah satu guru bilang sama saya, pak kalau ada waktu mepet kita cari Mesjid disini jauh, ada di Kementerian Agama itu juga full, yang kedua dekat di PSBR itu juga full.

Berangkat dari situlah, saya langsung rembukkan sama para Kabid yang ada di Diknas, ternyata luar biasa, jadi keinginannya ini sudah lama, ujarnya.

Kepala Dikbud itu menceritakan waktu perjalanan pulang kampung ke Lamongan tepatnya hari Sabtu, saya mampir di salah satu masjid yang ada di pom bensin, saya melihatnya kok mesjid ini bagus kecil tapi mungil.

Saya foto dan share ke teman-teman. Katanya bagus pak Agus, ini masjidnya cocok kalau kita dirikan di kantor. Akhirnya saya rembukkan lagi dan kembali ke Lamongan minta gambarnya.

Setelah itu, saya membentuk panitia yang sama sekali waktu itu belum ada uang. Anggaran pertama 1.2 milyar. Setelan dipastikan anggarannya, saya menemui Ibu Bupati kalau ingin mendirikan mesjid. Ibu Bupati bilang anggaran dari mana, siap swadaya, imbuh Agus.

“Alhamdulillah dalam waktu 3 hari kita mengamen, dana terkumpul 300 juta. Jadi dulunya kusen ini 6/12, karena salah satu PPK itu ada yang rumahnya ukuran 8/15, kita harus diatasnya. Akhirnya muncullah kusen kayu jati ini, ukuran 15/20. Berubahnya luar biasa. Yang dana awalnya kurang dari 50 juta.

Untuk membeli kusen ini saja habis 198 juta. Jadi awalnya itu pintu biasa. Namun kurang mercusuar, kurang jadi icon. Akhirnya kita menembak, mereplikasi mesjid Nabawi, ungkapnya.

Masih saja uangya tidak mencukupi. Kita kembali lagi sampaikan kepada seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan dengan urunan 2 kali lipatnya sambil membayangkan masjid Nabawi yang ada di Madinah. Dapat 2,1 milyar.

“Jadi pembangunan Masjid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini, menelan biaya hingga 3,3 Milyar. Dan ini murni dari sumbangan para donatur, termasuk para guru se Kabupaten Jombang,” pungkas Agus Purnomo.

Ditempat yang sama, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan selamat kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang yang telah meresmikan Masjid Pendidikan ini, dan telah melaporkan dengan harapan semoga semua yang telah memberikan donasinya diterima oleh Allah SWT serta menjadi amal jariyah.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan pada hari ini merupakan suatu bentuk ibadah kita kepada Allah subhanu wa ta’ala dan mendapatkan Syafaat dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam”, pungkas Mundjidah Wahab singkat.

(BK/McD/PBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.