Sekeluarga Kompak Berbisnis Narkoba Berakhir Diringkus Polisi Polres Jombang

Jombang, Padangbulan.co.id – Empat tersangka yang notabene satu keluarga terlibat sebagai pengedar narkoba. Mereka terdiri atas Bapak, Ibu, anak kandung dan anak menantu menjadi bandar dan pengguna narkotika jenis sabu-sabu. Atas perbuatannya, satu keluarga tersebut diancam hukuman penjara 20 tahun.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, S.IK bersama Kasat Resnarkoba AKP Moch Mukid, SH dalam konferensi pers, Selasa (23/2/2021) di Polres Jombang membeberkan, 4 tersangka diringkus tim Satresnarkoba pada Rabu (17/2/2021) dini hari pukul 00.30 WIB di kediaman tersangka Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Dari penangkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 409,51 gram, pil koplo berlogo “Y” sebanyak 128 botol, total berisi 128.000 butir, pipet kaca, 5 korek api, HP 4 buah, 2 alat hisab, timbangan satu unit, uang Rp 700 ribu. “Empat orang tersangka ini sebagai pengguna juga pengedar,” ujar Kapolres Agung.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid SH, menunjukan barang bukti ke media pers (Padangbulan.co.id)

Kapolres mengungkapkan, tersangka pertama berinisial JH alias Bapak (47) alamat sesuai KTP Ds Bejijong, Kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto, pekerjaan pengrajin patung dan istrinya berinisial AW (40), alamat sesuai KTP Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, dari kedua tersangka Polisi mengamankan BB sabu 0,58 gram.

Dari kasus tersebut Polisi melakukan pengembangan dan didapati anak menantu JH, yaitu EFH alias Domber dan istrinya yakni VW alias Lupi (23), anak kandung dari JK dan AW.

Dari pasangan menantu dan anak ini Polisi mengamankan BB sabu seberat 408,93 gram, senilai Rp 1 milyar. Selain itu, dari tangan Domber dan Lupi Polisi juga mengamankan BB pil koplo sudah dalam kemasan 128 botol, berisi 128.000 butir.

kata Kapolres, JK dan AW mengambil barang dari menantunya Domber. JH dan istrinya sebagai pemakai. Sedangkan anaknya Lupi sebagai pengguna dan pengedar.

Ke-empat tersangka kasus narkoba berurutan dari kiri adalah EFH aka Domber (menantu) kirinya ada JH (bapak) lalu AW (Ibu) dan terakhir VW aka Lippi (anak kandung JH dan VW sekaligus istri EFH)

“Barang diperoleh dari Mojokerto. Mereka mengerjakan perdagangan barang haram ini sudah sekitar dua bulan. Akan kita kembangankan kasus ini,” jelas Kapolres menjawab awak media.

“Ya, infonya, dari jaringan lapas. Akan kita kembangkan,” tambahnya.

“Ancaman hukuman 20 tahun sesuai Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka di jerat dengan undang- undang Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) UURI No.35 th 2009 tentang Narkotika. Isi pasal tersebut adalah orang dengan sengaja tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I bukan tanaman dan menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman.

(BK/McD/PBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.