Pria Asal Jombang Jadi Bulan-bulanan Massa karena Hendak Merusak Masjid

Surabaya, Padangbulan.co.id – Seorang pria asal jombang menjadi sasaran massa main hakim sendiri di kawasan Rungkut, Surabaya, karena diduga hendak merusak sebuah masjid, Minggu (14/2/2021). Polisi menduga, pria itu mengalami gangguan kejiwaan.

Dikutip dari suarasurabaya.net Dendy warga Pucang, Surabaya melaporkan, dia mendapati terjadinya keramaian di sekitar Jalan Kyai Satari, Rungkut. “Ada laki-laki yang katanya merusak masjid di Kyai Satari, Rungkut. Pelakunya sedang dibawa ke Polsek Rungkut,” ujarnya, Minggu (14/02/21) sore pukul 15.03 WIB.

Dendy mengaku, saat itu dia kebetulan melintas di lokasi terjadinya peristiwa itu. Dia melihat pria itu dihakimi massa hingga babak belur. Kepada warga setempat, pria itu mengaku berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ipda Joko Kanit Reskrim Polsek Rungkut membenarkan terjadinya peristiwa itu. Lokasi peristiwa itu tepatnya di Masjid Darul Faalah, Jalan Rungkut Menanggal. Petugas sudah mengamankan pria yang sempat menjadi bulan-bulanan warga itu. “Menurut pengurus masjid, pria itu mau merusak masjid dengan kayu. Kalau kami lihat, kayu itu didapat dari sekitar situ juga. Pengurus masjid sudah mengingatkan, jangan merusak. Tapi dia tetap mau merusak, akhirnya yang bersih-bersih masjid minta tolong orang sekitar,” ujar Joko.

Pria itu diketahui bernama Agus Maulana (26 Tahun). Berdasarkan kartu identitasnya, pria itu memang berasal dari Desa Pakel, Baron, Jombang. Joko menduga, Agus memang kabur dari rumah atau kosnya, membawa serta sepeda motor dan semua ijazah yang dia punya.

“Setelah kami interogasi, dia ada masalah dengan kekasihnya. Dan pikirannya seperti terganggu. Kayak orang stres atau depresi begitu. Dia juga pernah direhabilitasi di Dinas Sosial tahun 2012 lalu,” katanya.

Akibat main hakim sendiri yang dilakukan warga setempat, Agus memang babak belur. Dia mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri. Saat ini, yang bersangkutan diamankan di Kantor Polsek Rungkut. “Kami berusaha menghubungi keluarga. Mungkin by phone. Apakah itu di Surabaya atau di Jombang. (Kepada warga setempat) sudah kami tunjukkan bahwa dia (Agus) pernah direhab untuk gangguan kejiwaan,” ujarnya.

Agus sendiri belum sempat melakukan perusakan masjid. Joko menegaskan, tidak ada bagian masjid yang rusak akibat ulah Agus. Namun, peristiwa main hakim sendiri oleh warga setempat tidak terhindarkan. Beruntung aksi main hakim sendiri tidak sampai menyebabkan korban kehilangan nyawa.

__YOV/SSBY

Leave a Reply

Your email address will not be published.