Bandarkedungmulyo Jombang Masih Dihantui Banjir Susulan

Jombang, Padangbulan.co.id – Banjir bandang yang sempat menerjang tiga kecamatan di Jombang pada Senin (1/2/2021) lalu, saat ini penanganannya masih berlanjut. Tiga kecamatan tersebut di antaranya di Bareng, Bandarkedungmulyo, dan Mojoagung. Hingga saat ini, wilayah tersebut masih dihantui banjir susulan.

Sumrambah Wakil Bupati Jombang mengatakan, jika sebelumnya Kecamatan Bareng menjadi daerah terparah diterjang banjir dengan 31 rumah rusak, namun pada Kamis (4/2/2021) hari ini air sudah mulai surut. Jalan raya di kawasan tersebut juga sudah mulai bisa dilewati kendaraan meski pengendara tetap diimbau untuk selalu berhati-hati.

Namun kondisi tersebut berbeda dengan apa yang terjadi di Kecamatan Bandarkedungmulyo karena ancaman banjir masih mengantui warga sekitar karena potensi luapan dari avur Besuk, Desa Brangkal, Bandarkedungmulyo. Bahkan, Bandarkedungmulyo saat ini siaga 1 banjir. “Untuk wilayah Bareng aman, Bandar siaga 1. Kita sedang tata persiapan dapur umum agar semua ready kalau terjadi sesuatu,” kata Sumrambah seperti dikutip dari suarasurabaya.net, Kamis sore.

Sumrambah menegaskan, banjir kali ini merupakan air kiriman dari Sungai Kali Konto, Kediri yang mengalir ke Rolak 70 lalu menuju avur Besuk. Sehingga, mulai Jumat (5/2/2021) besok, tim penanganan bencana akan melakukan pengendalian air dari Rolag 70 untuk mengendalikan debit air dari hulu.

“Mulai besok kita mulai mengendalikan banjir di Rolak 70, jadi di hulu kita tutup agar mengurangi debit dari avur Besuk. Kita juga mengantisipasi jebolnya tanggul di avur Besuk dengan membangun tanggul dari karung pasir,” tambahnya.

Selain itu, curah hujan tinggi juga menjadi faktor terjadinya banjir di Jombang. Menurut warga setempat, tahun lalu banjir pernah terjadi di wilayah tersebut. Namun tidak sebesar banjir kali ini. “Jadi memang curah hujan tinggi, semua yang terjadi disini terutama di Bandarkedungmulyo karena kemampuan Kali Konto Kediri kemudian meluber lalu masuk ke avur Besuk,” ujar Samrambah.

Hampir sama dengan Bandarkedungmulyo, Kecamatan Mojoagung juga berpotensi banjir jika nantinya hujan deras kembali mengguyur daerah tersebut. Ini dikarenakan Mojoagung diapit oleh tiga sungai sekaligus. “Begitu curah hujan tinggi, kalau wilayah Mojoagung pasti akan terendam karena mereka pertemuan 3 sungai Catak Banteng, sungai di wilayah Kali Pakel dan Kali Punden. Langganan tapi hanya bertahan 4 jam, 4 jam, lalu surut,” tambahnya.

Saat ini, mendung masih menyelimuti sebagian wilayah Jombang. Pemerintah dan tim kebencanaan saat ini sedang melakukan antisipasi dan menyiapkan posko pengungsian jika nanti hujan deras dan banjir kembali terjadi.

__YOV/SSBY

Leave a Reply

Your email address will not be published.