Bupati Jombang Adakan Rakor Evaluasi Kinerja 2020 Dan Penyampaian Proker 2021

JOMBANG. Padang bulan.co.id – Apel kerja awal tahun 2021 dilingkup Pemkab Jombang digantikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual bersama Bupati Jombang. Seluruh ASN di lingkup Pemkab Jombang pada Senin (4/1/2021) pagi, yang berada dikantor masing masing langsung bergabung dengan Zoom Meeting.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah SP., M.AP, Sekdakab Jombang, Dr. H. Akh. Jazuli, SH, MSi. Asisten Administrasi Umum, Asisten Pemerintahan, Kepala BKDPP, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Jombang, Kadisnaker Jombang. Pada Rakor tersebut Bupati Jombang menyampaikan Evaluasi Kinerja 2020 dan memaparkan Program Kerja Tahun 2021.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya sampaikan banyak terimakasih dan penghargaan yang setinggi – tinginya kepada semua pihak khususnya kepada seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Jombang atas dedikasi, loyalitas serta keikhlasannya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya selama tahun 2020 yang lalu untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.”

Dalam kesempatan tersebut Bupati Jombang berpesan untuk meningkatkan kinerja seluruh pihak demi kemajuan kabupaten Jombang khususnya dalam menjalani masa pandemi Covid-19.

Bupati Jombang juga menyampaikan benerapa hal yang bisa kita evaluasi dari Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2020
Berkaitan dengan realisasi anggaran, dari total anggaran sebesar 3,01 triliun telah terealisasi sebesar 2,38 triliun atau sebesar 79,24%, baik belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Terkait dengan belanja langsung tentu berkaitan dengan implementasi atas perjanjian kinerja antara Bupati dengan kepala OPD yang tercermin dalam program dan kegiatan pada tahun anggaran 2020. Dengan demikian realisasi belanja langsung lebih menggambarkan pada target dan capaian pada masing-masing opd.

Data realisasi penyerapan belanja langsung sampai dengan akhir Tahun Anggaran 2020 Menunjukkan Tingkat Penyerapan Sebagai Berikut :

  1. BLUD RSUD Jombang Sebesar 99,56 %
  2. Dinas Tenaga Kerja Sebesar 99,04 %
  3. BPKAD Sebesar 97,43 %

Melihat data tersebut, Bupati menyampaikan terimakasih atas kinerja yang baik. Namun bagi OPD yang penyerapan anggarannya masih rendah, agar menjadi introspeksi, dan harus dilakukan upaya-upaya yang lebih masif dan koordinatif lagi dalam pelaksanaan di tahun 2021, sehingga diharapkan kinerja pemerintah daerah juga lebih meningkat.

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam tahun anggaran 2021 seluruh Pemerintah Daerah diwajibkan menggunakan SIPD yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri RI, penolakan penggunaan aplikasi SIPD berefek pada ditundanya penyaluran dana transfer ke daerah.

Bupati Jombang menyampaikan raker 2020 dan Proker 2021 kepada seluruh jajaran pemerintahan kabupaten (sumber :Padangbulan.co.id)

Bupati Jombang juga bersukur atas prestasi kabupaten yang dicapai pada tahun 2020. Antara Lain:

  1. Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang Ke-7.
  2. Penghargaan Maturitas Level III.
  3. Sakip Award.
  4. Penghargaan Pencapaian Kapabilitas APIP.
  5. Penghargaan Top Pembina BUMD 2020.
  6. Penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.
  7. Penghargaan sebagai Kabupaten dengan Layanan Posyandu Terbaik pada Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 56 Tahun 2020.
  8. Penghargaan Peringkat III Kabupaten/Kota Peduli Pilar-Pilar Sosial pada Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2020.
  9. Penghargaan sebagai Kabupaten sangat Inovatif.
  10. Penghargaan Pengentasan Desa Tertinggal Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020,
  11. Piagam Penghargaan LPPD dari Gubernur Jawa Timur.
  12. Kabupaten Penerima WTP lima tahun secara berturut-turut.

Berkaitan dengan Kedisiplinan Pegawai, antara lain :

  1. Tahun 2020 terdapat sebanyak 18 orang yang mendapat Hukuman Disiplin. Jumlah PNS yang mendapat Hukuman Displin pada tahun 2020 tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan Tahun 2019 sebanyak 39 orang.
  1. Sedangkan untuk jumlah perceraian PNS di Kabupaten Jombang tahun 2020 sebanyak 27 kasus, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019 sebanyak 14 kasus.

Terkait dengan Program Kerja Pembangunan Kabupaten Jombang yang harus dilaksanakan di Tahun 2021. Bupati juga menyampaikan bahwa tema Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2021, Adalah Peningkatan Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Sosial Dan Infrastruktur Ekonomi untuk Pemulihan Ketahanan Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat.
Tema Pembangunan tersebut dijabarkan dalam prioritas pembangunan sebagai berikut :

  1. Mewujudkan pemerintahan yang profesional dan pelayanan publik yang berkualitas melalui digitalisasi proses layanan;
  2. Meningkatkan SDM yang berkarakter dan berdaya saing melalui optimalisasi pemanfaatan kekuatan Agama, Budaya dan Modal Sosial Kemasyarakatan;
  3. Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan Ekonomi, Pelayanan Dasar, Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana;
  4. Penanganan kemiskinan secara terpadu, disabilitas dan pengarusutamaan gender.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga akan memberikan beberapa penekanan pada rencana kegiatan di Tahun 2021 pada Penanganan Covid-19, Pelaksanaan program prioritas, Perda RTRW, Peningkatan Capaian SAKIP, Reformasi Birokrasi, peningkatan SPBE, peningkatan layanan public dan tata kelola pemerintahan.

Untuk percepatan pencapaian beberapa poin diatas, diharapkan semua perangkat daerah tidak hanya mengerjakan pekerjaan yang sudah menjadi rutinitas, namun memberikan terobosan – terobosan dan inovasi di segala sektor yang dimulai dari masing – masing kepala OPD dan didukung Kelompok Budaya Kerja (KBK).

Program Pembangunan untuk tahun 2021 juga didukung dengan kebijakan Jombang Berkarakter Dan Berdaya Saing (Berkadang) dengan Mengalokasikan Anggaran Sebesar Rp. 200 Juta untuk setiap Desa. Kebijakan ini dilaksanakan dalam rangka mengurangi disparitas wilayah sehingga dapat mewujudkan pemerataan pembangunan sampai tingkat desa serta untuk mewujudkan kebutuhan utama yang bermanfaat dan secara langsung dapat dirasakan masyarakat. Untuk itu penting bagi perangkat daerah pengampu program jombang berkadang untuk terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut hingga dapat terimplementasi dengan baik di tingkat desa.

Besar Harapan Saya bahwa dalam tahun 2021 ini, kita bersama dapat melaksanakan pembangunan yang lebih baik untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga memberikan Penghargaan dan Apresiasi kepada tiga Satuan Kerja dengan Penyerapan Anggaran tahun 2020 terbaik. Yaitu RSUD Jombang, Dinas Tenaga Kerja dan BPKAD Jombang.

(BK/MCD/PBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.