Puluhan Muda-Mudi Bukan Suami Istri Di Grebek Saat Operasi Gabungan Polres Jombang

Jombang, Padangbulan.co.id – Puluhan muda-mudi bukan suami istri terjaring razia operasi gabungan skala besar oleh Polres Jombang dalam rangka pengamanan pasca tertangkapnya teroris di Nganjuk, Rabu (31/03/2021) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penerapan mendagri No. 3 tahun 2021 dan instruksi Bupati Jombang No. 1 tahun 2021 tentang PPKM berskala mikro dan Harkamtibmas aksi teror menjelang perayaan Paskah maupun bukan suci ramadhan 1442 H yang dipimpin oleh AKP. Mochamad Mukid. SH (Kasat Resnarkoba Polres Jombang).

Dari puluhan muda-mudi bukan suami istri yang terjaring razia rata-rata masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar. Pengerebekan tersebut dilaksanakan di beberapa hotel dan penginapan di Kabupaten Jombang.

“Ada tamu yang menginap sendirian dan ada yang bersama pasangannya. Setelah kita cek, pasangan itu bukan suami istri yang diduga berbuat asusila di dalam kamar,” terang Mukid.

Operasi gabungan tersebut beroperasi di wilayah inti di kabupaten Jombang. Selain pengamanan jalan raya, giat tersebut juga memeriksa barang bawaan pengendara. Hal ini dilakukan demi mencegah aksi kejahatan dan terorisme di wilayah hukum Kabupaten Jombang.

Selain karena alasan keamanan, kegiatan ini juga dilakukan untuk meluruskan kegiatan masyarakat agar terjauh dari tindakan tercela mengingat bulan suci Ramadhan 1442 H tinggal menghitung hari.

Lebih Lanjut, AKP. Mochamad Mukid menjelaskan bahwa giat tersebut di fokuskan di lokasi-lokasi khusus seperti gereja-gereja yang berada di pusat Kabupaten Jombang dan sekitarnya mengingat kejadian Bom bunuh diri beberapa waktu lalu di Makasar. Selanjutnya, patroli akan difokuskan ke penginapan-penginapan yang menjadi indikasi tempat persembunyian para jaringan teroris.

Hasil dari patroli ke penginapan-penginapan tersebut, terdapat sebelas pasang muda-mudi bukan suami istri. Tindakan selanjutnya, Satpol PP akan melakukan pendataan lebih lanjut.

“Asal mereka ada yang dari Nganjuk, Surabaya, Kediri, dan kebanyakan dari Jombang,” ungkapnya.

Kemudian, muda-mudi yang terjaring razia tersebut diangkut mobil dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan lebih lanjut.

“Sejauh ini, Jombang masih dalam situasi aman dan kondusif, tidak ditemukan barang bawaan yang mencurigakan,” jelasnya.

Sementara itu, kepala bidang Ketertiban Umum dan SDM, Satpol PP Jombang, Wahib, menambahkan, mereka yang diamankan rata-rata usianya masih produktif.

(BK/McD/MDA/PBI)

__Terbit pada
April 1, 2021
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *